Bumbu Tradisional dan Rempah Indonesia Masuki Pasar Global

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Rabu, 14 Agu 2019 14:11 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Kuliner sudah jadi bagian diplomasi ekonomi Kementerian Luar Negeri. Salah satunya melalui beragam bumbu tradisional yang siap pakai dan berkualitas.

Perkenalan kuliner Indonesia ke mancanegara sudah lama dilakukan melalui kedutaan-kedutaan besar Indonesia. Meski demikian untuk hasil yang lebih optimal, seperti menggerakkan bisnis perlu dilakukan lebih serius.

Untuk itulah diplomasi ekonomi yang mengangkat kuliner Indonesia dilakukan secara serius oleh Kementrian Luar Negeri. Bekerja sama dengan PT. Indofood CPB Sukses Makmur Tbk menggelar talkshow 'Indonesian Seasoning Goes Global, Selasa (13/8).


Bumbu Tradisional dan Rempah Indonesia Masuki Pasar GlobalFoto: detikfood


'Kuliner Indonesia luar biasa. Karenanya kita harus menjaga dan melestarikannya. Untuk itu Indofood melakukan riset 400 rempah di Indonesia dan diterbitkan menjadi buku 'Herbs and Spices'. Kami sudah siap dan sepakat mempromosikan bumbu tradisional Indonesia ke pasar internasional,' tegas Presiden Komisaris PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang dalam sambutannya.

Sementara menurut Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi, Duta Besar Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, diplomasi kuliner sejak lama dilakukan bangsa-bangsa di dunia. Bahkan kuliner disebut sebagai 'Extra Ordinary Ambassador'. Karenanya kerjasama pemerintah dan pihak swasta merupakan sinergi terbaik.

Bincang-bincang ini menghadirkan Rezlan Ishar Jenie mantan Duta Besar RI untuk Prancis 2010-2014, Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Daniel Tumpal Simanjuntak, pakar kuliner Indonesia William Wongso dan Direktur Utama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Axton Salim.

Bumbu Tradisional dan Rempah Indonesia Masuki Pasar GlobalFoto: detikfood


Pernah bertugas sebagai dubes, Rezlan Ishar Jenie membagikan pengalamannya bagaimana Prancis sebagai pusat kuliner dunia melakukan promosi. 'Berbagai hal dilakukan pemerintah Prancis untuk melestarikan dan mengangkat kulinernya ke ranah global. Tahun 2010 bahkan sudah terdaftar sebagai Warisan Budaya Non Benda UNESCO,' ungkapnya.

Indofood sebagai perusahaan nasional yang ternama dengan beragam produk makanan dan bumbupun menyambut baik kerjasama dengan Kemenlu. Terutama untuk lebih memperluas pasar produk bumbu dan rempah siap pakai.

'Senang sekali bisa bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri untuk membawa rempah dan bumbu Indonesia ke pasar global. Bagaimana bisa mengekspor bumbu siap pakai dan rempah ke mancanegara, terutama ke negara-negara yang belum terjangkau,' ungkap Axton Salim, Direktur Utama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk pada presentasinya.

Berpengalaman lebih dari 25 tahun menyajikan makanan Indonesia di mancanegara, pakar kuliner William W.Wongso punya banyak pengalaman. Selama ini ia bekerjasama dengan kedubes banyak negara dan Kemenlu.

'Setiap kali datang dubes-dubes baru yang meminta rekomendasi koki yang handal masakan Indonesia. Sampai saat ini hampir tak ada koki yang mahir memasak makanan Indonesia. Bagaimana bisa memenuhi 150 lebih koki dalam waktu singkat,' ungkap William W.Wongso.

Selain kendala tenaga koki, Indonesia yang punya kuliner sangat beragam juga punya racikan bumbu yang banyak. Bumbu tradisional kemasan berkualitas bisa jadi solusinya.

'Bayangkan bagaimana harus mengajarkan keragaman bumbu masakan Indonesia kepada para koki yang bertugas di mancanegara dalam waktu singkat. Karena itu saya usul Indofood bikin saja robot yang canggih bisa mencampur beragam bumbu dalam waktu singkat. Ini solusi cepat mengatasi kekurangan tenaga koki handal,' ujar Pak William yang disambut tepuk tangan peserta.

Bumbu Tradisional dan Rempah Indonesia Masuki Pasar GlobalFoto: detikfood

Sementara itu Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Daniel Tumpal Simanjuntak, menyebutkan kehadiran produk-produk Indofood di negara-negara Afrika akan makin bertambah. Selain pabrik, beragam produk bumbu siap pakai akan diperkenalkan pada masyarakat Afrika. Perkenalan aneka bumbu dan rempah Indonesia akan membuat makanan Indonesia lebih dikenal masyarakat dunia. Efek jangka panjangnya mendorong pariwisata dan industri yang terkait di dalamnya,

Acara ditutup dengan demo masak oleh Chef Chandra Yudasswara mengolah sambal goreng hati dan kentang, rawon daging dan matabak dgaing. Axton Salimpun ikut meracik rawon daging yang diracik dengan bumbu rawon siap pakai Indofood.



Simak Video "Melihat Hasil Olahan Alam Indonesia yang Tersebar di 23 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)