Asyiknya Belajar 'Manual Brewing' dengan Panorama Gunung Merbabu

Aji Kusuma Admaja - detikFood Kamis, 25 Jul 2019 10:30 WIB
Foto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja Foto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja
Semarang - Di Kampoeng Kopi Banaran kini tak hanya bisa ngopi santai. Anda juga bisa belajar menyeduh kopi dengan tepat dan benar.

Kampoeng Kopi Banaran, Kabupaten Semarang sudah tak asing bagi pencinta kopi. Selain membeli kopi, di sini juga bisa menikmati kopi hasil perkebunan ini. Kini di tempat ini pengunjung juga bisa belajar mengenal kopi melalui teknik penyeduhan.

Asyiknya Belajar 'Manual Brewing' dengan Panorama Gunung MerbabuFoto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja

Menurut Manager Kampoeng Kopi Banaran, Widya Banu Aji, fasilitas belajar menyeduh kopi itu untuk menjawab rasa penasaran pengunjung mengenai metode yang pas dalam meracik kopi.

"Banyak pengunjung yang bertanya, bagaimana cara menyajikan kopi menggunakan metode 'manual brewing'. Barista Class ini menjawab pertanyaan itu, pengunjung bisa menyeduh kopi sesuai selera dan metode yang diinginkan," jelas Banu saat ditemui detikfood di Sky Resto Kampoeng Kopi Banaran, Kabupaten Semarang, Rabu (24/07/2019).


Asyiknya Belajar 'Manual Brewing' dengan Panorama Gunung MerbabuFoto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja

Detikfood berkesempatan menyaksikan Barista Class yang diikuti oleh Ismi Agung Pratiwi. Gadis yang mengaku berasal dari Kota Semarang itu senang telah mengikuti Barista Class.

"Senang, tadi itu coba Clever Dripper dan V-60. Ini pengalaman baru, karena sebelumnya nggak pernah nyoba 'manual brewing', jadi tahu gimana ciri biji kopi yang bagus dan metode-metodenya," terang Ismi.

Selain soal metode manual brewing, Ismi juga terkesan dengan pemandangan di sekitar Sky Resto. Menurutnya, kesejukan alam dan pemandangan yang melatari lokasi Barista Class menjadikan suasana belajar makin asyik dan mencair.

Asyiknya Belajar 'Manual Brewing' dengan Panorama Gunung MerbabuFoto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja

"Seru juga di sini, karena di belakang kami ada Gunung Merbabu dan Rawa Pening. Pemandangan yang indah sekali, dan suasana belajar juga santai, jadi makin asyik di sini," ungkap Ismi.

Barista Class dipandu oleh seorang barista professional lengkap dengan alat-alat seduh yang mumpuni. Barista Class ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Asyiknya Belajar 'Manual Brewing' dengan Panorama Gunung MerbabuFoto: dok.detikFood/ Aji Kusuma Admaja

"Kami sediakan alat yang berkualitas, biji kopi, dan dipandu oleh barista yang siap memgajarkan metode manual brewing. Bisa metode V-60, French Press, Rock Presso, atau Clever Dripper dan lain sebagainya. Soal harga, kami patok Rp 750.000, itu untuk private class, jadi satu orang, kalau hendak rombongan, harga masih bisa turun," tandas Banu.

Manual brewing merupakan salah satu teknik menyeduh kopi tanpa mesin kopi elektrik. Hanya mengandalkan alat-alat manual. Dalam teknik penyeduhan ini sangat diperlukan latihan untuk pengukuran suhu air, pemilihan jenis kopi dan lama penyeduhan.



Simak Video "Surga! ''Nasi Gandul'' Pak Memed di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(dwa/odi)