Begini Cara Tepat Nikmati Shabu-shabu Wagyu Australia ala Chef Resto Jepang

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 10 Jul 2019 12:45 WIB
Foto: Gran Melia Jakarta
Jakarta - Shabu-shabu merupakan hidangan berkuah menyehatkan dari negeri Sakura. Ada cara tepat menikmati shabu-shabu agar cita rasa gurihnya maksimal.

Shabu-shabu kini jadi menu favorit di berbagai resto Jepang. Konon nama 'shabu-shabu' berasal dari suara air rebusan yang bergolak ketika bahan-bahan makanan direbus di panci. Shabu-shabu berisi irisan tipis daging, tahu, dan ragam sayuran yang dimasak dalam air kaldu.

Komposisi bahan shabu-shabu mirip sukiyaki. Bedanya shabu-shabu menggunakan kuah kaldu gurih, sedangkan sukiyaki kuahnya lebih manis karena diracik dari campuran shoyu, gula, dan mirin. Pada shabu-shabu, kuah kaldunya berasal dari daging sapi.

Begini Cara Tepat Nikmati Shabu-shabu Wagyu Australia ala Chef Resto JepangFoto: dok. detikFood

"Kalau di Jepang pesan shabu-shabu, kuahnya itu dari kaldu daging sapi (beef)," kata Winarno, Sous Chef Yoshi Izakaya, restoran Jepang di Gran Melia Jakarta pada detikFood (9/7). Meski begitu ia tak menampik kini banyak alternatif kuah shabu-shabu lain seperti tom yum atau ayam. "Itu kreasi saja ya karena ada yang menyukainya," lanjut chef Winarno.

Winarno menyarankan sebaiknya isian shabu-shabu menyesuaikan rasa kaldu agar rasanya maksimal. Misal kaldu daging isinya lembaran daging sapi atau kaldu seafood isinya beragam seafood. Selain itu, yang juga penting diperhatikan adalah cara memasak daging shabu-shabu.

Begini Cara Tepat Nikmati Shabu-shabu Wagyu Australia ala Chef Resto JepangFoto: dok. detikFood

Chef Winarno menjelaskan, "Jangan terlalu lama karena nanti bisa keras. Idealnya pada kaldu yang sudah mendidih, irisan daging dicelupkan lalu diayunkan ke kanan dan kiri sebanyak dua kali saja." Menurutnya kematangan daging dalam kondisi ini sudah medium ke atas.

Irisan daging lalu perlu dicelup ke racikan saus shabu-shabu. Ada saus ponzu dan goma (wijen) yang populer. Saus ponzu terasa lebih asam segar karena dibuat dengan cuka, sementara saus goma gurih dan lebih kental karena dibuat dengan wijen.

Untuk menikmatinya, celupkan daging dan isian shabu-shabu lain ke dalam mangkuk saus, lalu nikmati. "Orang Jepang makan shabu-shabu itu nggak pakai seruput kuahnya. Jadi kuah kaldu hanya untuk memasak bahan shabu-shabu," terang chef ramah ini.

Begini Cara Tepat Nikmati Shabu-shabu Wagyu Australia ala Chef Resto JepangFoto: dok. detikFood

Adapun kunci dari kelezatan shabu-shabu adalah pemilihan daging berkualitas. Daging impor premium seperti US Sirloin dan Australian Wagyu bisa jadi pilihan. Chef Winarno mengatakan sebaran lemak pada daging ini menjadikannya lebih empuk dan juicy.

"Ada juga daging wagyu Omi dari Jepang yang lebih premium. Daging ini lebih empuk dan juicy lagi karena didapat dari sapi yang diternakkan secara khusus," katanya. Kabarnya sapi untuk wagyu omi tidak banyak bergerak sehingga dagingnya dijamin sangat empuk.

Begini Cara Tepat Nikmati Shabu-shabu Wagyu Australia ala Chef Resto JepangFoto: Gran Melia Jakarta

Semua shabu-shabu dengan isian daging premium ini ada di Restoran JepangYoshi Izakaya di Gran Melia Hotel Jakarta tiap akhir pekan. Harga bersantapnya mulai dari Rp 322.000++ untuk paket bersantap All You Can Eat (AYCE) di pukul 12 - 3 siang.

Tersedia kaldu dalam pilihan rasa sapi, ayam, dan bonit gurih. Selain shabu-shabu, tersedia makanan lain seperti sashimi, sushi roll, salad, tamagoyaki, chawan mushi, hingga yakitori.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com