Nih, Menu Manis Favorit Muda Mudi untuk Buka Puasa

Tia Reisha - detikFood Rabu, 08 Mei 2019 11:08 WIB
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Berbuka puasa memang disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Saat ini, kaum milenial pun sangat gemar mencari menu manis kekinian untuk membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba.

Berikut beberapa menu manis yang bisa dipilih untuk berbuka puasa nanti.

Bubble Tea

Siapa sih yang tidak suka bubble tea? Minuman manis dengan berbagai varian rasa ini sudah menjadi salah satu favorit orang Indonesia. Selain rasa, bubble tea juga disajikan dengan varian topping yang bisa dipilih. Berbuka dengan minuman manis dan dingin yang satu ini pasti bisa langsung mengembalikan energi setelah berpuasa seharian.

Nih, Menu Manis Favorit Muda Mudi Saat Buka PuasaFoto: shutterstock


Es Kopi

Es kopi susu masih jadi minuman hits sampai sekarang. Bukan tergolong minuman baru, namun es kopi susu masih jadi minuman favorit tahun ini. Paduan espresso, susu segar, dan kental manis menghadirkan rasa manis creamy yang bikin kangen, apalagi rasanya yang dingin bikin haus setelah berpuasa langsung hilang.

Kue Cubit

Meski sebenarnya kue cubit sudah ada sejak dulu, tapi kue yang satu ini sudah banyak dimodifikasi dengan berbagai varian rasa dan topping. Kue cubit yang murah meriah ini bisa dinikmati hangat untuk berbuka puasa. Mau yang setengah matang atau yang kering asal diberi topping rasanya tetap manis dengan tekstur yang empuk.

Martabak

Kalau tidak mau makan berat, ngemil martabak bisa jadi pilihan saat berbuka puasa lho! Sama seperti kue cubit, martabak juga sudah terkenal sejak dulu. Namun sekarang, varian rasanya sangat beragam, mulai dari coklat, keju, green tea, hingga red velvet. Bahkan, banyak yang menawarkan 1 porsi martabak dengan varian rasa yang berbeda di setiap slice-nya.

Menu manis memang bermanfaat untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa dan tidak mengonsumsi apa pun. Sebab, untuk menghasilkan energi tubuh memerlukan glukosa.

"Glukosa bisa didapatkan dari karbohidrat maupun makanan manis lainnya. Pada saat puasa kadar glukosa, glikogen, lemak, dan protein menurun. Di sore hari sekitar pukul 4 biasanya tubuh akan semakin lemas karena tidak mendapatkan asupan glukosa yang cukup," ujar Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W kepada detikFood, Rabu (8/5/2019).


Meski begitu, dr. Ervina juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi makanan atau pun minuman manis secara berlebihan. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi gula akan berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh.

"Berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan minuman manis bisa memicu lonjakan dari hormon insulin dan menyebabkan kadar gula darah tinggi. Bahkan terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam porsi besar juga bsa memicu resistensi insulin sehingga bisa berimbas pada meningkatnya risiko terkena diabetes ataupun obesitas," lanjut dr. Ervina.

"Jadi, bila sudah berbuka dengan yang manis dan masih ingin mengonsumsi makanan dan minuman manis lainnya namun khawatir dampak konsumsi gula berlebihan, alternatifnya bisa menggunakan pemanis rendah kalori agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan seperti diabetes," tutup dr. Ervina.


Agar tidak khawatir mengonsumsi makanan atau minuman manis, ada baiknya untuk membuatnya sendiri di rumah dan mengatur kadar gula secukupnya. Selain itu, gunakan pemanis yang tepat seperti Nulife Sweetener yang aman dikonsumsi dengan kandungan sukralosa. Pemanis rendah kalori ini juga tidak meningkatkan gula darah, tidak diserap tubuh, dan juga tahan panas. (mul/mpr)