Sensasi Wow, Roti Mayonnaise dari Fermentasi Durian Pedas

Mustiana Lestari - detikFood Sabtu, 27 Apr 2019 15:15 WIB
Foto: Intan Andriani
Denpasar - Durian menjadi salah satu buah kebanggan Indonesia, inilah yang ingin dibawa Inovator Kuliner Bali Tri Sutrisna dan dikenalkan ke dunia. Maka dia pun mengubah durian bukan menjadi buat tapi menjadi spice atau bumbu.

"Karena durian membuat rasa sangat signifikan dan unik. Kita sepakat untuk buat durian sebagai spice sebagai bumbu bukan hanya buah jadi di sana bisa dieksplorasi. Daripada kita perhatikan buah dari luar lebih baik buah kita yang diekspos ke luar," katanya di Dalam perhelatan Ubud Food Festival presented by ABC, Bali, Sabtu (27/4/2019).


Tri membuat condiment dan mayonnaise dari dua jenis olahan durian. Untuk condiment, dia menggunakan daging durian yang di-blender bersama, lada bali, dan cuka salak.

Sensasi Wow, Roti Mayonaise dari Fermentasi Durian Pedas Foto: Mustiana Lestari/detikcom

"Cuka salak menjadi katalis untuk lada. Simple tapi massive effect untuk original food," tandas dia.

Sementara itu Jon Leonard yang mendampingi Tri mengatakan pepper atau lada yang digunakan merupakan jenis khusus yang bentuknya lebih kecil namun punya aroma dan rasa pedas yang lebih kuat.

Setelah condiment selesai, Tri kemudian melanjutkan membuat mayonnaise dari durian yang difermentasi 2 sampai 3 hari.

Untuk membuat mayonnaise, dicampurkan pula telur ayam kampung, garam, cuka salak, dan minyak kelapa. Bisa juga ditambahkan lemon juice agar lebih kental.

"Bedanya dengan durian biasa itu baunya lebih asam dan mengandung sedikit alkohol?" sebut Tri.


Baik condiment maupun mayonnaise, pun dioleskan ke roti dan siap disantap. Detikfood, berkesempatan mencoba keduanya. Sensasi wow langsung terasa. Lembut dan rasa khas durian bercampur pedasnya lada Bali menjadi pengalaman kuliner yang berbeda.

Namun berbeda dari condiment, mayonnaise yang terbuat dari durian fermentasi rasa duriannya lebih kuat serta kecut dan makin terasa berkat pepper bali yang pedasnya luar biasa. Lada bali ini juga membuat tekstur roti menjadi crunchy karena tidak dibuat halus melainkan dalam bentuk butiran kecil. (mul/ega)