Kresss! Renyahnya Keripik Ulat dan Sarang Semut

Mustiana Lestari - detikFood
Jumat, 26 Apr 2019 22:00 WIB
Foto: Mustiana Lestari/Detikcom
Gianyar - Berbagai kuliner tersaji di Ubud Food Festival (UFF) presented by ABC, mulai dari menarik sampai yang unik. Salah satu stan makanan yang banyak dikerubungi orang adalah Locavore.

Banyak orang yang sudah familiar dengan restoran tersebut namun di UFF kali ini Locavore membawa sajian dominasi serangga.

Apa saja? Pertama, ada Something Bit a Whole in My Heart. Nama yang manis namun tak semanis rasanya. Ya, sebab kuliner ini berbahan utama jantung sapi yang taburi dengan bubuk laron. Selain itu, dibumbui juga dengan saus tartar, coffee oil, coffee emulsion, grated coffee bean.

"Insect-elemenya laron dijadiin powder disajikan di atas daun sirih. Ini dimakan sama daun sirihnya gitu kayak taco ini level satu kategori insect" kata pegawai Locafore Adit kepada detikcom, Jumat (26/4/2019).

Bukan cuma itu, Adit juga membawa dua menu lainnya Fish and Krik serta Monkey Bussines.


"Ini kayak rempeyek gitu dibikin dari ulat kandang dan ulat Hong Kong, jangkrik dan teri putih, sereh powder," lanjut dia.

Sementara Monkey Bussiness atau urusan monyet adalah sarang semut yang dikombinasikan dengan rangginang, madu, sereh, herb dan flowers.

Kresss! Renyahnya Keripik Ulat dan Sarang Semut Foto: Mustiana Lestari/Detikcom

"Monyet kalau nangkep semut itu pake stik gitu. Dia masukin ke sarang semut dia makan. Makanya konsepnya gitu," sambung dia lagi.

Dia mengatakan bahan baku tersebut berasal dari rekan Locavore yang juga banyak mengonsumsi serangga sebagai bahan makanan serta sumber protein. Untuk menikmati masakan eksotis ini pengunjung bisa datang di Locavore di Ubud dengan belasan hidangan selama sekitar 2 jam dan harga yang dibanderol hingga Rp 1.7 juta rupiah.


Detikfood berkesempatan mencoba ketiganya. Beragam rasa tak biasa langsung menyeruak di rongga mulut. Something Bit a Whole in My Heart misalnya rasa kecut sirih bercampur manisnya kopi dan berry serta pedasnya saus tartar campur aduk dan berdesakan saling mendominasi sehingga tercipta rasa yang khas.

Sementara Monkey Bussines Mat crunchy dan manis dengan perpaduan dari rengginang bahkan sulit dideteksi mana bagian proto atau telur semutnya. Rasa garing pada menu Urusan Monyet ini sama dengan menu di Fish and Krik yang gurih.

Kresss! Renyahnya Keripik Ulat dan Sarang Semut Foto: Mustiana Lestari/Detikcom
(idr/idr)