Snack Jepang Kekinian

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy

Dewi Anggraini - detikFood Rabu, 20 Mar 2019 15:58 WIB
Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini
FOKUS BERITA Snack Jepang Kekinian
Jakarta - Bola-bola tepung khas Jepang dengan isian potongan gurita tebal kini tampil lebih modern. Ada yang disiram saus mentai creamy juga teritama. Nyam!

Takoyaki jadi jajanan khas Jepang yang selalu diburu di ragam acara budaya Jepang. Nama takoyaki berasal dari kata 'tako' yang berarti gurita dan 'yaki' yang berarti panggang atau bakar.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Berbentuk bola-bola tepung, aslinya takoyaki memang berisi potongan gurita. Kemudian disiram saus gurih manis, mayonnaise, dan katsuobushi atau serutan daging ikan kayu.

Namun kini takoyaki alami perkembangan rasa. Tak hanya diberi saus gurih manis dan mayonnaise, bola-bola tepung itu disiram aneka pilihan saus. Begitupun isiannya, beberapa gerai takoyaki menyajikan jajanan pinggir jalan Jepang itu dengan udang, crabstick, keju, sosis, hingga salmon.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Berbeda dengan gerai kebanyakan, Gindaco justru tetap menghadirkan cita rasa takoyaki autentik Jepang. Namun dengan sentuhan saus modern kekinian seperti saus keju dan mentai. Gindaco sendiri sendiri merupakan gerai takoyaki populer di Negeri Sakura.

"Saus yang digunakan oleh Gindaco Indonesia berdasarkan resep asli dari Gindaco Jepang. Beberapa bahan baku dan bumbu didatangkan langsung dari Jepang," jelas Reza Rinaldi selaku Public Relactions Kawan Lama Retail pada detikFood (20/3/2019).

Mendeklarasikan diri sebagai '#1 Takoyaki in Japan', Gindaco membuat adonan takoyakinya dari tepung, potongan bawang daun, serpihan tempura, dan acar jahe merah. Adonan tersebut dimasak diloyang khusus.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini


Selain berisi banyak bulatan, loyang itu dapat memutar adonan takoyaki yang sudah tak lengket secara otomatis sehingga takoyaki matang sempurna.

"Pengolahannya menggunakan mesin pembuat takoyaki modern dengan sistem getar sehingga matang lebih cepat dan merata," tambah Riza.

Setelah dimasak kurang lebih 8 hingga 10 menit, takoyaki disajikan dengan tiga pilihan rasa, yakni Original, Teritama, dan Cheese Mentaiko.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Varian originalnya hampir sama seperti takoyaki pada umumnya hanya tak diberi saus mayonnaise. Melainkan diberi saus gurih manis takoyaki, katsubuoshi, dan serpihan rumput laut kering. Di menu ini rasa adonan takoyaki isi potongan gurita gendut lebih terasa.

Bola-bola tepung itu memiliki tekstur yang renyah di luar namun lembut serta kenyal gurita di bagian dalam. Rasanya sendiri gurih ringan enak.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Sedangkan menu Teritama Takoyaki berisi adonan takoyaki matang dengan siraman saus teriyaki, mayo Jepang lalu diberi sedikit salad telur, serpihan rumput laut kering, sedikit katsubuoshi, dan tujuh bumbu khas Jepang Karenanya rasanya jadi lebih gurih manis.

Saus mentai yang lebih kekinian dan mulai tren belakangan ini ada dalam varian takoyaki Cheese Mentaiko. Takoyaki disiram saus mentai, soy sauce, mayo Jepang, dan keju mozzarella. Lalu ditaburi dengan daun parsley kering dan serbuk keju parmesan.

Tak Hanya Mayo dan Katsuobushi, Ada Takoyaki Saus Mentai Creamy Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini

Cita rasa takoyaki saus mentai ini lebih kaya dan creamy. Telur ikan di dalam sausnya menyemarakkan rasa takoyaki. Nyam!

Gindaco menjual takoyakinya dengan tiga pilihan jumlah isi. Takoyaki original isi empat (Rp 33.000), enam (Rp 45.000), dan delapan (Rp 57.000). Sedangkan varian teritama dan cheese mentaiko isi empat (Rp 36.000), enam (Rp 48.000), dan delapan (Rp 60.000).



(dwa/odi)
FOKUS BERITA Snack Jepang Kekinian