Heboh Durian Madu Racun, Beratnya 15 Kg dan Lezatnya Bikin Nagih

Iin Yumiyanti - detikFood Rabu, 30 Jan 2019 14:40 WIB
Foto: Iin Yumiyanti/detikcom Foto: Iin Yumiyanti/detikcom
Solok - Masih ingat heboh durian seharga Rp 14 juta di Tasikmalaya? Di Sumatera Barat, ada durian yang juga bikin heboh. Namanya Madu Racun, ukurannya jumbo dan rasanya sangat lezat.

Madu Racun merupakan durian khas yang hanya tumbuh di kabupaten Solok,. Saat ini sedang dikembangkan untuk menjadi varietas unggul baru di Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika Solok, Sumatera Barat.
Heboh Durian Madu Racun, Beratnya 15 Kg dan Lezatnya Bikin MabukFoto: Iin Yumiyanti/detikcom

"Belum kita rilis. Masih terus kita kembangkan," kata Kepala Balitbu Tropika Elliana Mansyah kepada detikcom, saat berkesempatan mengunjungi Balitbu Tropika Solok, Selasa (29/1/2019).

Elliana memastikan meski namanya Madu Racun, durian tersebut sama sekali tidak beracun. Hanya saja memang mengandung alkohol yang tinggi sehingga bisa membuat pusing sempoyongan bila memakannya terlalu banyak. "Tidak beracun," tegas Elliana .

Meski belum resmi dirilis, Madu Racun sudah menjadi buah bibir. Buah ini memang sudah ada di Solok sejak 20 tahunan lalu. Buahnya mencolok karena ukurannya sangat besar, beratnya bisa mencapai 15 kilogram per butir. Orang-orang ada yang menamainya juga durian Galon karena ada yang besarnya segede galon.
Heboh Durian Madu Racun, Beratnya 15 Kg dan Lezatnya Bikin MabukFoto: Iin Yumiyanti/detikcom

Satu butir durian biasanya dimakan oleh lebih 4 orang. Satu orang biasanya hanya kuat memakan paling banyak 3 ruas durian. Bila lebih dari 3 ruas, maka orang tersebut akan diakui sebagai jago durian.

"Kenapa dinamai madu racun? Karena sekali makan orang bisa semaput (seperti kena racun), karena gede betul duriannya. Beratnya 15 kg, besar sekali, sebesar gallon. Tidak habis (dimakan) satu orang," kata Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat Chandra.

Satu pohon durian madu racun bisa menghasilkan buah 400-1.000 butir. Setahun durian ini berbuah dua kali. Pada panen pertama, buahnya besar-besar, sementara yang kedua lebih kecil, meskipun lebih besar dari durian biasa.
Heboh Durian Madu Racun, Beratnya 15 Kg dan Lezatnya Bikin MabukFoto: Iin Yumiyanti/detikcom

Durian yang dijual biasanya yang segede galon. Kalau yang kecil namanya anak Madu Racun, hanya selingan, sering hanya diberikan kepada tamu-tamu.

"Sekali panen bisa dapat Rp 8 miliar untuk lahan seluas 40 hektar," jelas Candra.

Dari sisi rasa, Madu Racun memiliki keunggulan berupa rasa manis yang bercampur dengan rasa pahit yang khas. Pecinta durian juga menyukai Madu Racun karena legitnya dan rasanya yang jauh lebih nikmat daripada durian montong.




(dvs/odi)