''Angkat Kopimu', Cara Banyuwangi Peringati Hari Kopi Internasional

Ardian Fanani  - detikFood Selasa, 02 Okt 2018 08:42 WIB
Foto: Ardian Fanani /detikcom Foto: Ardian Fanani /detikcom
Banyuwangi - Hari Kopi Internasional juga dirayakan meriah oleh pencinta kopi Banyuwangi. Ini merupakan salah satu cara menghargai kopi nusantara.

Ratusan orang berkumpul di restoran Pondok Indah yang berada di tengah kebun kopi saat senja hari, Senin (1/10/2018). Membentuk formasi lingkaran, mereka lantas melakukan selebrasi. "Angkat Kopimu" teriak mereka bersama-sama dengan mengangkat coffee cup mereka.

Acara itu merupakan rangkaian dari 'Ijen Coffee Night Festival'. Kegiatan ini diikuti oleh para pekebun kopi, processor kopi, roaster kopi, barista, pemilik kedai kopi, hingga pecinta dan penikmat kopi se-Banyuwangi.


''Angkat Kopimu', Cara Banyuwangi Peringati Hari Kopi InternasionalFoto: Ardian Fanani /detikcom

Ketua Panitia, Kisma Donna Wijaya menjelaskan, ajang ini merupakan ajang berkumpul para pecinta penikmat dan pembuat kopi dalam peringatan International Coffee Day yang diperingati 1 Oktober. Ajang ini juga sebagai upaya dalam mengangkat kopi lokal lebih dikenal.

"Ini upaya kami dalam mengenalkan kopi lokal untuk menasional dan mungkin internasional. Kita juga undang UKM menjajakan kopi disini," tambahnya.

''Angkat Kopimu', Cara Banyuwangi Peringati Hari Kopi InternasionalFoto: Ardian Fanani /detikcom

Dalam acara ini diperagakan bagaimana memroses kopi, teknik membuat kopi, packaging kopi, workshop pasca panen dan roasting kopi, serta segala sesuatu yang berkaitan dengan kopi.

Dipamerkan juga berbagai macam produk olahan kopi Banyuwangi. Mulai biji kopi, bubuk kopi, hingga gelang tangan dari biji kopi. Hadir pula pakar kopi, Setiawan Subekti, pemilik brand Kopai Osing. Menurut pakar yang akrab disapa Iwan tersebut, Banyuwangi memiliki produksi kopi salah satu terbaik di dunia.

''Angkat Kopimu', Cara Banyuwangi Peringati Hari Kopi InternasionalFoto: Ardian Fanani /detikcom

"Kopi itu menyehatkan, yang tidak sehat karena dicampur gula. Jadi biasakan meminum kopi tanpa gula, dan yang terpenting nikmatilah kopi nusantara," kata Iwan. Ijen Coffee Night Festival ini digelar oleh Ijen Tourism Cluster (ITC). Ini adalah sekelompok anak muda yang peduli meningkatkan berbagai potensi dari 14 desa yang berada di lereng Gunung Ijen.

"Di Banyuwangi saat ini telah banyak bermunculan komunitas kopi Banyuwangi. Di sini kami berkumpul untuk memperingati Hari Kopi Sedunia, sekaligus untuk mengenalkan awal potenaindesa-desa di sekitar Ijen. Selain kopi, ada juga berbagai olahan agro wisata," kata John Eva, ketua ITC.






Tonton juga 'Hari Kopi Sedunia, Apa Kata Mereka Soal Kopi?':

[Gambas:Video 20detik]

(odi/odi)