Festival Makanan Indonesia Meriahkan Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Seoul

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Senin, 10 Sep 2018 09:12 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Seoul - Menu tradisional Indonesia termasuk tempe buatan Korea Selatan disuguhkan untuk Presiden Jokowi. Dibuat lodeh dan tempe goreng yang enak.

Semalam (9/9 Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana tiba di Seoul untuk kunjungan kenegaraan. Kunjungan Jokowi ke Korsel merupakan kunjungan balasan Presiden Korsel, Moon Jae-In pada 2017 lalu. Agenda utama kunjungan kali ini adalah meningkatkan kerjasama ekonomi dan investasi.

Sambutan meriah diberikan saat tiba di LOTTE City Hotel Myeongdong. Termasuk digelarnya Indonesia Food Promotion di salah sebuah restoran hotel tersebut yang berlangsung tanggal 9-15 September.


Festival Makanan Indonesia Sambut Presiden Joko Widodo di SeoulFoto: Dok. William W.Wongso

Pakar kuliner Indonesia, William W.Wongso menyiapkan menu untuk sarapan, makan siang dan makan malam. Didampingi dengan 2 orang staf dari Jakarta beragam menu Indonesia disiapkan. Baik untuk presiden Jokowi dan rombongan maupun untuk tamu-tamu hotel. Kehadiran Pak William dan tim mendapat dukungan penuh dari Kementrian Pariwisata Indonesia.

'Pagi ini kami menyiapkan Lontong Cap Go Meh, lengkap dengan lodeh tempe dan buncis. Juga Nasi Goreng Kampung dan Soto Ayam,' ungkap Pak William saat dihubungi detikfoos (10/9).

Festival Makanan Indonesia Sambut Presiden Joko Widodo di SeoulFoto: Instagram @retno_marsudi

Sedangkan untuk menu santap malam berupa buffet dipilih makanan Indonesia yang cocok juga dengan lidah orang Korea. Menu santap malam Rendang, Ikan Goreng Dabu-dabu, Asinan Jakarta, Selada Bangka, Udang Bumbu Bali dan Nasi Goreng Kampung.

Untuk pencuci mulutnya ada Kolak Cendol dan Carang Gesing. Dalam menu yang disajikan juga digunakan tempe buatan Korea. Makanan asli Indonesia ini kini sudah diproduksi dalam sebuah pabrik di daerah Taean, Korea Selatan.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi melalui akun Instagramnya @retno_marsudi turut memberikan dukungan. ' Bangganya makanan bisa dinikmati hingga ke negeri ginseng. Yuuk..kita terus promosikan kuliner Indonesia di luar negeri.'

(odi/odi)