Mie Nusantara

Jakarta Rasa Jogja, Mi Godog 'Mas Tok' yang Dimasak dengan Api Arang

Lusiana Mustinda - detikFood Sabtu, 14 Jul 2018 13:20 WIB
Foto: Lusiana Mustinda/ detikFood Foto: Lusiana Mustinda/ detikFood
FOKUS BERITA Mie Nusantara
Jakarta - Malam-malam memang enaknya makan mi godog khas Jogja. Dimasak dengan api arang plus paduan daging ayam kampung, cocok disandingkan dengan teh poci hangat.

Bukan di Jogja, Bakmi Djogja Mas Tok ini lokasinya ada di Jalan Warung Jati Barat No. 448, Mampang, Jakarta Selatan. Mulai sore hingga malam hari, warung bakmi ini memang tak pernah sepi pengunjung. Bagaimana tidak, racikan bakminya tentu mengingatkan kita akan rasa bakmi Jogja sesungguhnya.
Jakarta Rasa Jogja, Mi Godog 'Mas Tok' yang Dimasak dengan Api Arang Foto: Lusiana Mustinda/ detikFood
Berdiri sejak 10 tahun yang lalu, warung ini buka setiap harinya pukul jam 11.30 siang sampai 23.30 malam, warung ini punya beberapa menu yang bisa Anda coba seperti bakmi godog, bakmi goreng, bihun godog, bihun goreng, nasi goreng dan magelangan. Bisa juga ditambahkan dengan paha, sayap, ati ampela, uritan dan kelapa. Namun, yang jadi andalannya adalah bakmi godog, bakmi goreng serta magelangan.

Proses peracikan yang ada di depan gerobak bisa Anda intip. Masih memakai arang kayu sebagai bahan bakar untuk memasak, bakmi godog dibuat dengan cara menumis cincangan bawang, telur, kemudian menambahkan potongan sayuran, ayam dan kaldu. Setelah itu, mi dimasukkan dan ditambahkan dengan garam serta penyedap. Lalu disajikan dengan pelengkap bawang goreng dan seledri.

Kaldunya memang juara. "Kemiri yang sudah halus kita campur ke kuah kaldunya. Kaldunya dibuat dari rebusan ayam kampung yang dimasak sekitar 3-4 jam," ungkap Supri.
Jakarta Rasa Jogja, Mi Godog 'Mas Tok' yang Dimasak dengan Api Arang Foto: Lusiana Mustinda/ detikFood
Baca juga: Bakmi Jogja: Menghangatkan Diri dengan Mie Godog Jawa Ditemani Wedang Ronde

Sedangkan untuk magelangan. Prosesnya peracikannya dibuat dengan cara menumis bumbu, telur, kaldu, potongan sayuran dan kemudian tambahkan mi, suwiran ayam dan kecap. Setelah diaduk rata, tambahkan nasi, aduk dan sajikan dalam piring.

Masih menggunakan arang, menurut Supriyanto selaku juru masak di Bakmi Djogja Mas Tok agar ciri khas Jogjanya tetap ada. "Jogja kan khasnya pakai arang, kalau pakai gas itu rasanya sudah lain. Aromanya sudah kecampuran dengan gas. Jadi rasanya jauh berbeda," ujarnya.
Jakarta Rasa Jogja, Mi Godog 'Mas Tok' yang Dimasak dengan Api Arang Foto: Lusiana Mustinda/ detikFood
"Kalau pakai arang bisa menambah aroma lezatnya," tambah Supri.

Dalam satu hari, Bakmi Mas Tok bisa menjual sekitar 200-250 porsi. Kalau mau pedas, baik mi godog atau magelangan bisa Anda tambahkan dengan irisan cabai rawit hijau. Slurp, sedap dan mantap!

Harga mi godog hingga magelangan dibandrol dengan harga Rp 22.000. Sedangkan untuk mi godog atau magelangan dengan tambahan isian seperti paha hingga sayap ayam kampung dibandrol mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 32.000.

Baca juga: Bakmi Jowo Mbah Gito: Sedep Tenan! Bakmi Godog Berkuah Gurih dan Magelangan

(dvs/odi)
FOKUS BERITA Mie Nusantara