Ini Sate Danguang Danguang Khas Payakumbuh yang Berbumbu Royal

Dewi Anggraini - detikFood Minggu, 17 Jun 2018 13:30 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Payakumbuh - Kalau Pariaman punya sate berkuah cokelat dengan daging berukuran kecil, Payakumbuh punya Sate Danguang Danguang. Kayak apa ya lezatnya?

Ini dia salah satu sajian Minang yang banyak dijajakan di Ibukota. Dibuat dari daging hingga lidah sapi dan berkuah kental. Disajikan dengan ketupat hingga keripik balado. Rasanya pedas gurih. Aromanya juga sangat harum. Ya, ini dia sate Padang!

Umumnya sate yang sering Anda jumpai merupakan sate Padang khas Pariaman. Kuahnya kental dan berwarna cokelat. Beberapa ada yang mencampur kuah kentalnya dengan kacang. Umumya daging serta lidah sapi dipotong berukuran kecil dan ditusuk pada tusukan sate.

Ini Sate Danguang Danguang Khas Payakumbuh yang Berbumbu RoyalFoto: dok. detikFood

Baca juga: Begini Racikan Sambal Lado Mudo Khas Minang yang Pedas Mantap

Ternyata tidak hanya Pariaman yang punya sajian sate yang lezat. Payakumbuh juga punya. Namanya sate Danguang Danguang. Namanya diambil dari nama daerah asal sajian ini, Danguang Danguang, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Perbedaan sate khas Payakumbuh ini terlihat pada warna kuah dan ukuran daging sate. Sama sama kental namun berwarna kuning sedikit semburat merah. Irisan daging satenya berukuran lebih besar dan tebal. Warna daging satenya juga tidak cokelat. Melainkan cokelat dengan semburat bumbu kuning.

Nah, salah satu tempat makan sate danguang danguang ada di wilayah Pasar Payakumbuh. Kalau tidak sempat datang ke wilayah Suliki, Anda bisa mencicip sajian ini di Pondok Sate Danguang Danguang Asli. Walau hanya berupa warung tenda di pinggir jalan, warung sate ini selalu ramai pengunjung.

Ini Sate Danguang Danguang Khas Payakumbuh yang Berbumbu RoyalFoto: dok. detikFood

Selama bulan Ramadan hingga Lebaran, warung sate ini bisa menjual lebih dari 20 ribu tusuk sate dan lebih dari 1.500 ketupat!

Di sini, sate dihidangkan di tengah. Sehingga setiap orang bisa mengambil sate sebanyak yang diinginkan. Tiap orang akan mendapat satu potong ketupat lengkap dengan kuah sate.

Aroma bumbu rempahnya wangi menggelitik. Tercium kaldu, kunyit hingga merica. Satenya yang besar dan tebal sangat empuk, kenyal dan terasa gurih. Karenanya kalau dimakan langsung tanpa kuah rasanya juga lezat. Sedangkan kuah kentalnya terasa sedikit pedas namun gurih dan sedikit renyah karena diberi taburan bawang goreng. Pemakaian merica dan rempah yang melimpah, tenggorokan akan terasa hangat setelah melahap kuah kentalnya.

Ini Sate Danguang Danguang Khas Payakumbuh yang Berbumbu RoyalFoto: dok. detikFood

Hal lain yang istimewa dari sate danguang danguan ialah potongan dagingnya. Satenya hanya berisi daging sapi. Hanya ada beberapa yang dipadu daging dan lidah sapi. Namun dipisahkan dan disajikan bila diminta pelanggan. Jadi kalau melintas Payakumbuh, jangan lupa jajan sate danguang-danguang dengan rasa aslinya.

Baca juga: Lamaknyo! Pongek Situjuah Khas Payakumbuh yang Bikin Kangen

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
Newsfeed