K.F Seetoh dan William Wongso Berduka Atas Kepergian Anthony Bourdain

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Jumat, 08 Jun 2018 21:11 WIB
Foto: Getty Images/The Epoch Times/Eater Foto: Getty Images/The Epoch Times/Eater
Starsbourg - K.F Seetoh tokoh kuliner Singapura dan William W.Wongso tokoh kuliner Indonesia mengenal Anthony Bourdain. Mereka pernah bekerja sama dalam forum internasional.

Kepergian Anthony Bourdain yang mendadak Jum'at (8/6) di Strasbourg, Prancis, merupakan berita sangat mengejutkan bagi K.F Seetoh. Dikenal dengan Makansutra dan tokoh streetfood Singapura, Seetoh menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan Tony, sebutan akrab Anthony Bourdain.

Street food atau jajanan kaki lima merupakan hal yang mempertemukan mereka. Keduanya sama-sama memiliki kecintaan akan street food. Anthony Bourdain ingin mewujudkan mimpinya dengan membangun Bourdain Market di New York City. Sayangnya rencana itu harus tertunda karena berbagai hal.


K.F Seetoh dan William Wongso Berduka Atas Kepergian Anthony BourdainFoto: Istimewa

Karena itu pula Anthony Bourdain memberi dukungan kuat pada 'World Street Food Congress' yang digagas K.F Seetoh. Tahun lalu ia pun menyisihkan waktu untuk hadir sebagai pembicara pada WSFC yang berlangsung di Manila.

Bulan lalu Seetoh menemui Anthony Bourdain di New York untuk proyek Bourdain Market.

'Saya sungguh kaget luar biasa. Saya kehilangan seorang rekan kerja yang tulus dan bekerja keras dalam perjalanan untuk merayakan kehidupan dan budaya makan yang sesungguhnya. Saya ada di New York bulan lalu bertemu dengan beberapa partner bagaimana kami bisa berkolaborasi untuk Bourdain Market.. dan kenyataan sedih terjadi hari ini,' komentarnya dalam pesan tertulis pada detikfood.

K.F Seetoh dan William Wongso Berduka Atas Kepergian Anthony BourdainFoto: detikfood

Seetoh merupakan teman baik dan tempat Anthony Bourdain bertukar pikiran dan pengalaman. Terutama untuk membawa 100 street terbaik di dunia hadir dalam Bourdain Market.

'Saya mersa terhormat terlah bertemu dan bekerja sama dengan Tony. RIP Tony,' tutup K.F Seetoh yang merasa terpukul dengan kepergian Tony.

Hal senada juga dirasakan oleh William W .Wongso yang juga pernah bertemu beberapa kali dengan Anthony Bourdain. Malam ini saat berada di Taipei Pak William tak bisa menyembunyikan rasa dukanya yang mendalam.

K.F Seetoh dan William Wongso Berduka Atas Kepergian Anthony BourdainFoto: detikCom

'Anthony seorang yang menjunjung tinggi Street Food culture...dia ambil Singapore hawker food sebagai panutan untuk rencana buka Bourdin Market di NYC yang akan memasukan 100 world best street food di NYC...Dia pernah mengatakan pada saya " William, street food always give you culinary surprises...fine dining you know already predicted to get good food...Anthony juga menulis pengantar di buku saya 'Flavors of Indonesia', komentar Pak William saat dihubungi detikfood (8/6).

Menurut Pak William, Anthony Bourdain adalah seorang yang penuh kharisma dan selalu melihat makanan dari segi budaya bukan sekedar citarasa. ' Ia seorang yang respect and appreciate world food culture tanpa pilih kasih...sangat persistent dengan apa yang digelutin,' tutup Pak William dengan nada sedih. (odi/odi)