ADVERTISEMENT

Daging Sapi dan Domba Australia Juga Enak Diolah Jadi Rendang dan Sate

Sonia Basoni - detikFood
Jumat, 13 Apr 2018 11:40 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Daging sapi dan domba asal Australia tidak hanya cocok untuk sajian steak atau barbecue saja. Daging premium ini juga bisa diolah jadi makanan khas Indonesia.

Di Indonesia, industri makanan masih merajai dibandingkan industri lainnya. Pasarnya yang luas, dengan budaya kuliner Indonesia yang sangat beragam, membuat banyak investasi asing tercurah ke industri makanan.

Hal inilah yang memperkarsai Meat & Livestock Australia (MLA) sebagai perusahaan importir daging sapi dan ternak Australia di Indonesia, berkerja sama dengan Indonesian Food and Beverage Industry Associaton (IFIC) untuk menghadirkan lebih banyak daging sapi dan domba ternak Australia di Indonesia.

"Pemerintah Indonesia sangat memperhatikan industri makanan, ini dikarenakan industri makanan di Indonesia sangat besar. Sehingga penting bagi pemerintahan untuk terus memantau bahwa industri ini terkus berkembang, salah satunya dengan berkolaborasi bersama MLA dan pemerintahan Australia untuk menghandirkan daging sapi dan domba import berkualitas dari Australia," ungkap ketua IFIC, Adhi Lukman dalam acara seminar di Jakarta (12/04).
Daging Sapi dan Domba Australia Juga Enak Diolah Jadi Rendang dan SateFoto: detikFood
Untuk masalah kualitas daging, Australia memang dikenal sebagai salah satu penghasil daging sapi terbaik. Lebih dari 26,3 juta ternak ekor sapi diproduksi, dengan penjualan lebih dari 8,5 milyar AUD.

Baca Juga: Ini Beda Daging Sapi Segar, Beku, dan yang Dilayukan

"Sebelum memasuki pasar Indonesia, MLA telah lebih dulu melakukan survei untuk melihat bagaimana konsumsi daging orang Indonesia. Kami menemukan bahwa daging halal, menjadi perhatian utama orang Indonesia dalam membeli daging. Sehingga kami memastikan bahwa semua daging Australia yang masuk ke Indonesia telah melalui proses sertifikasi halal dari MUI," tutur Tim Ryan selaku MLA Market Analyst kepada detikFood.

Lebih lanjut Ryan menjelaskan bahwa semua sapi Australia yang mendapatkan sertifikasi halal, disembelih dengan metode penyembelihan Muslim sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim.
Daging Sapi dan Domba Australia Juga Enak Diolah Jadi Rendang dan SateFoto: detikFood
Ryan menyebutkan meski konsumsi daging di Indonesia masih terbilang rendah, tapi dengan populasi penduduk Indonesia yang banyak dan terus berkembang, membuat industri daging di Indonesia kian meningkat.

Mengolah daging sapi dan domba asal Australia ini tidak selalu harus berbau steak atau hidangan khas Western lainnya. Daging-daging ini juga cocok diolah ke dalam berbagai makanan khas Indonesia. Seperti rendang, sate maranggi, soto betawi, kambing guling yang dagingnya diganti dengan daging domba empuk dai Australia, hingga sup iga yang enak dan kaya rempah.

"Banyak yang tidak tahu bahwa kebanyakan hidangan kambing guling di hotel-hotel Indonesia itu menggunakan domba Australia, bukan kambing. Karena kualitasnya lebih bagus, ukuran dagingnya lebih besar dan empuk, serta bumbunya cocok untuk jenis daging ini," ucap Wiliam Wongso selaku ahli kuliner yang juga menjelaskan bahwa daging sapi dan domba Australia cocok untuk diaplikasikan dengan berbagai makanan tradisional.
Daging Sapi dan Domba Australia Juga Enak Diolah Jadi Rendang dan SateFoto: detikFood
"Seperti rendang, saya membuat rendang menggunakan daging wagyu Australia. Rasanya begitu empuk, dan citarasanya lebih kuat karena bumbu dan rempahnya meresap dengan sempurna ke bagian dalam wagyu. Jadi kehadiran daging import Australia ini semakin memperkaya budaya kuliner kita." pungkas Wiliam.

Australia telah mengeskpor daging sapi lebih ke 100 negara di dunia, dengan harga masih terjangkau sekaligus tingkat kualitas dan keamanan daging yang terjamin.

Baca Juga: Daging Sapi Pemakan Rumput Sangat Kaya akan Omega 3 dan 6 (dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT