Sate dan Rendang Diminati dalam Festival Kuliner di Slowakia

Maya Safira - detikFood Senin, 11 Sep 2017 18:25 WIB
Foto: KBRI Bratislava
Jakarta - Masakan Indonesia diperkenalkan pada masyarakat Slowakia. Ada hidangan nasi goreng, sate hingga rendang yang mendapat sambutan positif.

Festival Dobrej Chuti A Vina (Food and Wine Festival) berlangsung pada 7-9 September 2017 di kota Presov, sekitar 405 km dari Brastislava, ibukota Slowakia. Salah satu festival kuliner terbesar di Slowakia ini diadakan tahunan ketika musim panen anggur.

Atas undangan Walikota Presov, KBRI Bratislava berpartisipasi meramaikan pesta kuliner internasional tersebut. Disamping Indonesia, festival juga diikuti Mesir, Portugal, Italia dan Spanyol.

Sate dan Rendang Diminati dalam Festival Kuliner di SlowakiaFoto: KBRI Bratislava


Dalam rilis media yang diterima detikFood (11/9), Duta Besar RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso, memperkenalkan masakan khas Indonesia pada warga setempat. Seperti nasi goreng, sate, rendang dan ayam goreng. Kegiatan berlangsung sambil dipandu presentasi gastronomi terkenal Slowakia, Justin Topolsky.

Dalam kesempatan yang sama Adiyatwidi menyampaikan bahwa Indonesia terkenal sebagai Island of Spices dimana masakannya sarat bumbu. Penggunaan rempah dalam hidangan tidak cuma membuat rasanya makin lezat tapi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, ada juga demo masak nasi goreng oleh chef pemilik restoran Indonesia "Yusuf Kitchen" yang berlokasi di kota Povazska Bystrica. Hasil sajian kemudian dibagikan pada pengunjung.

Sate dan Rendang Diminati dalam Festival Kuliner di SlowakiaFoto: KBRI Bratislava


Ternyata masakan Indonesia mendapat apresiasi positif dari pengunjung, penyelenggara hingga Wakil Walikota Presov, Stefan Kuzma. Stefan menyampaikan kekaguman terhadap citarasa masakan Indonesia yang kaya bumbu, khususnya rendang.

Ketua Penyelenggara Festival, Jozef Chomanic menyebut bahwa demo masak yang dibawakan KBRI Brasitlava paling banyak mendapat perhatian pengunjung. Tidak cuma aroma bumbu khas Indonesia yang membuat warga Presov memadati area sekitar panggung. Iringan gamelan saat demo masak ikut menarik minat warga melihat chef meracik masakan Indonesia.

Sate dan Rendang Diminati dalam Festival Kuliner di SlowakiaFoto: KBRI Bratislava


Sementara itu, Duta Besar Adiyatwidi berharap melalui makanan, jarak antara Slowakia dan Indonesia yang sangat jauh akan terasa lebih dekat. Dengan makanan, hubungan people to people dapat makin tumbuh dan pada akhirnya meningkatkan kerja sama kedua negara. Ini selalu jadi tujuan KBRI Bratislava mengadakan promosi kuliner di Slowakia. (msa/odi)