Rawon, Rendang hingga Sate Maranggi Bisa Dibuat dengan Daging Sapi Amerika

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 06 Jun 2017 13:31 WIB
Foto: detikFood Foto: detikFood
Jakarta - Memadukan bahan makanan segar Amerika dengan hidangan khas Indonesia bisa dilakukan. Ini agar hidangan Indonesia makin dikenal luas di dunia.

Bertempat di Rumah Imam Bonjol (5/6), Kedutaan Besar Amerika Serikat menggelar "Buka Puasa Nusantara." Acara tahunan ini bertujuan memperkenalkan hidangan khas Indonesia dengan memberi sentuhan istimewa berupa pemakaian bahan makanan segar dari Amerika.

Hadir dalam acara, Kafi Kurnia selaku Managing Director Peka Consulting dan konsultan kuliner. Dalam presentasinya ia menyoroti keragaman kuliner Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

"Soto, sate, sambal, kerupuk adalah contoh makanan Indonesia yang amat beragam. Anda bisa menemui versi berbeda dari keempatnya di seluruh daerah di Indonesia," ujar Kafi. Sayangnya saking beragamnya, tak mudah membuat standar untuk hidangan Indonesia.

Rawon, Rendang hingga Sate Maranggi Bisa Dibuat dengan Daging Sapi AmerikaFoto: detikFood

Hal senada juga disampaikan Chef Vindex Tengker saat memaparkan pendapatnya. "Yang sulit adalah membuat standarisasi resep hidangan Indonesia. Jenis hidangan yang terlampau banyak juga membuat bingung hidangan mana yang mau dipromosikan terlebih dahulu," jelas Chef Vindex.

Meski begitu, chef yang berpengalaman lebih dari 20 tahun ini menambahkan, "Dulu waktu sama Ibu Mari Elka Pangestu sempat membuat 30 Ikon Kuliner Indonesia. Itu sebenarnya titik permulaan yang bagus."

Wakil Duta Besar AS, Brian McFeeters juga sempat memberi sambutan. "Ada sejarah yang menyatukan Amerika dan Indonesia yaitu ketika Christopher Colombus berlayar mencari rempah. Kopi dan kakao dari Indonesia juga mudah ditemui di Amerika," tuturnya. Ia pun berpendapat akan ada banyak ruang untuk produk berkualitas Amerika diperkenalkan ke Indonesia.

Rawon, Rendang hingga Sate Maranggi Bisa Dibuat dengan Daging Sapi AmerikaFoto: detikFood

Adapun untuk Buka Puasa Nusantara, Kedutaan Besar Amerika Serikat menggandeng Chef Herry Adi Nugraha dalam menampilkan puluhan hidangan Indonesia. Dari deretan ta'jil ada nastar Medjool dan klepon isi blueberry yang unik.

"Klepon warna ungu karena adonannya dibuat dari bluberry segar. Begitu juga saus di dalam dan luarnya yang berupa blueberry compote. Rasanya memang tak terlalu manis seperti klepon biasa berisi gula merah," ujar Chef Herry (5/6) pada detikFood. Adapun untuk nastar memakai isian kurma Medjool yang jadi unggulan.

Beralih ke hidangan pembuka, Chef Herry membuat pecel dengan saus kacang almond. "Saus kacang ini memang nggak seutuhnya pakai almond karena almond bersifat menghasilkan minyak. Jadi tetap dicampur dengan kacang tanah namun pemakaian almond menghadirkan creaminess berbeda," jelasnya.

Ada juga asinan Jakarta yang makin meriah dan segar dengan penambahan apel Granny Smith. Chef Herry menjelaskan, "Jenis apel ini teksturnya crunchy sehingga juga enak dipadukan dengan kuah cuka asinan."

Rawon, Rendang hingga Sate Maranggi Bisa Dibuat dengan Daging Sapi AmerikaFoto: detikFood

Pada hidangan utama, tamu berkesempatan mencicip nasi goreng kampoeng, sate maranggi, rendang Padang, rawon, dendeng balado hingga iga bumbu rujak yang dibuat memakai daging Amerika. Bagi Chef Herry tak sulit membuat hidangan Indonesia dengan daging Amerika asal tahu triknya.

"Daging Amerika itu teksturnya empuk. Jadi diolah sebentar saja sudah cukup. Nah, ini butuh trik untuk menggabungkannya dalam hidangan Indonesia. Pada pembuatan rendang, misalnya, daging nggak boleh dimasak terlalu lama karena nanti justru hancur," jelas Chef Herry.

Untuk hidangan penutup, ada aneka jajan pasar, lupis dan serabi kinca untuk dicicip. Tak ketinggalan es gentong rasa raspberry dan buah blueberry maupun raspberry segar.

(adr/odi)