Diplomasi Laksa Penang dan Char Kwetiau dari Negeri Jiran

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Jumat, 05 Mei 2017 13:04 WIB
Foto: detikfood
Jakarta - Makanan yang enak dan unik akan menjadi pintu gerbang keeratan hubungan bilateral. Itulah yang digagas oleh Kedubes Malaysia.

Menyebut makanan khas Malaysia, orang teringat akan nasi lemak. Karena masih serumpun maka banyak makanan Indonesia yang mirip dengan Malaysia. Karena Malaysia terdiri dari beragam etnis, seperti China, Melayu dan India maka ada banyak inkulturasi dalam makanan. Setiap wilayah punya makanan unik.

Untuk lebih mendekatkan ragam makanan Malaysia pada masyarakat Indonesia, sebuah promosi 'Malaysian Culinary Delights' diadakan di Seasonal Taste, The Westin Jakarta. Secara khusus festival makanan ini untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Malaysia dan Indonesia. Yang Mulia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia turut hadir dalam acara pembukaan festival ini Kamis (4/5/2017).

Diplomasi Laksa Penang dan Char Kwetiau dari Negeri JiranFoto: detikfood

'Makanan Malaysia unik karena multietnis. Tetapi makanan Malaysia juga banyak kesamaannya dengan Indonesia. Misalnya saja nasi Padang. Gulai dan rendangnya sangat mirip. Karenanya populer,' ungkap sang duta besar.

Menurutnya Penang juga menjadi daya tarik wisatawan karena makanannya yang enak. Laksa dan Kwetiau Goreng khas Penang juga diburu orang Indonesia. Ada sekitar 2 juta orang Indonesia di Malaysia. Mereka juga kenal dengan Kedai Mamak dengan nasi kandar yang enak.

'Program ini merupakan sarana untuk perkuat hubungan diplomasi. Makanan merupakan alat diplomasi yang paling menyenangkan. Akan banyak makanan Malaysia dibawa ke Indonesia, juga sebaliknya,' ungkap Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim tentang diplomasi kuliner.

Diplomasi Laksa Penang dan Char Kwetiau dari Negeri JiranFoto: detikfood

Sebagai tanda peresmian, Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim bersama Arun Kumar, General Manager The Westin Jakarta memasak Char Kwetiau khas Penang. Dipandu oleh Chef Abdul Halim bin Sultan dari The Westin Kuala Lumpur dalam hitungan kwetiau dengan paduan seafood segar siap disajikan.

Kwetiau yang lentur lembut dibalut bumbu sambal belachan dan bawang putih, kerang, cumi dan udang segar. Telur yang gurih ikut membalut sajian ini. Sementara kucai dan tauge yang renyah jadi ciri khas ditambahkan paling akhir.

Diplomasi Laksa Penang dan Char Kwetiau dari Negeri JiranFoto: detikfood

Laksa Penang yang terkenal dengan rasa asam gurih tanpa santan juga disuguhkan pada tamu. Kuahnya memakai kaldu udang dan ebi yang pekat. Mie beras dan irisan cabe rawit merah dan daun kesum menjadi isiannya.

Gurih pedas dan segar! Kue Rasidah khas Melayu yang terbuat dari bahan sederhana. tepung terigu, gula dan air, disajikan menarik dalam gelas kaca mungil. Lengkap dengan taburan bawang merah goreng.

Diplomasi Laksa Penang dan Char Kwetiau dari Negeri JiranFoto: detikfood

Selain ketiga jenis hidangan khas Malaysia ini, ada beragam makanan khas lainnya. Seperti nasi lemak, roti jala dan kari kambing, laksa Kedah, Pekngayok dan tentu saja teh tarik yang diracik langsung, panas maupun dingin.

Untuk menikmati sajian khas Malaysia ini, Anda bisa datang ke Seasonal Taste, lantai 52 The Westin Jakarta. Mulai tanggal 5 Mei hingga 15 Mei. Untuk santap siang harganya Rp. 398.000++ dan santap malam Rp. 438.000++. Untuk informasi dan reservasi bisa mengontak 021-27887788 atau emal: SeasonalTaste.Jakarta@westin.com. (odi/odi)