Empal dan Telur Balado Asli Jadi Varian Rasa Baru Indomie Real Meat

Annisa Trimirasti - detikFood Kamis, 30 Mar 2017 16:24 WIB
Foto: detikfood
Jakarta - Sukses dengan varian rasa rendang dan ayam jamur tahun lalu. Kini Indomie Real Meat perkenalkan rasa baru empal goreng dan telur balado.

Sebagai salah satu produsen mie instan besar di Indonesia, Indomie turut berinovasi dalam produk. Kali ini di segmen premium yaitu dengan Real Meat. Produk ini menghadirkan sachet tambahan berisi daging asli sebagai topping yang dapat langsung dimakan dalam kemasan.

Mulai rilis tahun lalu dengan dua varian rasa rendang dan ayam jamur, Indomie Real Meat kini perkenalkan dua rasa baru yaitu empal goreng dan telur balado. Dua rasa tersebut dipilih karena familiar namun juga unik.

Empal dan Telur Balado Asli Jadi Varian Rasa Baru Indomie Real MeatFoto: detikfood
"Kami ingin memanjakan konsumen dengan hidangan restoran tapi tetap berkesan rumahan. Kedua rasa ini dipilih berdasarkan survei, pilihan rasa yang akrab dengan lidah Indonesia dan komitmen Indofood menyajikan kuliner khas Nusantara." tutur Lucy Suganda, General Manager Indomie dalam temu media peluncuran dua varian rasa baru Indomie Real Meat di restoran Kembang Goela (30/3).

Varian empal goreng sendiri berwarna kecokelatan lengkap dengan irisan daging sapi yan gurih manis. Sedangkan varian telur balado berwarna kemerahan dengan 2 telur puyuh dan 4 potong kentang yang cocok untuk penggemar rasa pedas.

Namun banyak keraguan apakah bahan asli siap makan seperti daging, ayam dan telur layak atau tidak.Konsumen tak perlu khawatir dengan keasliannya. Karena pengemasan makanan memakai teknologi retort. Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi, pakar teknologi pangan dari IPB turut hadir menjelaskan hal tersebut.

Empal dan Telur Balado Asli Jadi Varian Rasa Baru Indomie Real MeatFoto: detikfood
"Pengawetan pangan pada dasarnya ingin menghilangkan mikroorganisme. Mikroogranisme tidak dapat berkembang pada suhu ekstrim termasuk panas," ujar Prof. Purwiyatno

"Teknologi retort adalah salah satu teknik pengolahan pangan berprinsip pada pengemasan kedap udara dilanjutkan pemanasan suhu tinggi (120-121 C dengan tekanan). Dengan optimasi suhu dan waktu pemanasan, produk hasil akan awet dan aman. Selama kemasan tetap dalam suhu kamar (dibawah 40-45 C) dan kedap, secara teori, produk akan steril bisa dimakan meski tanpa pengawet," jelas Prof. Purwiyatno dalam presentasinya.

Meskipun Prof. Purwiyatno mengatakan produk tetap aman dimakan selama kemasan tidak rusak, rasa juga warna produk mungkin berubah seiring waktu. Sedangkan Indomie Real Meat akan kadaluarsa dalam kurun waktu 6-8 bulan.

Empal dan Telur Balado Asli Jadi Varian Rasa Baru Indomie Real MeatFoto: detikfood
Daging dalam kemasan tersebut matang dan siap dimakan. Namun, bagi Anda yang masih ragu dan ingin memasak daging atau telurnya saat membuat Indomie, tentu saja bisa.

Dengan kemasan 110 gram, kedua varian rasa ini sudah mulai dijual di berbagai super dan minimarket di Indonesia, dengan harga Rp 7.500 per kemasan. (ani/odi)