Laporan dari Miyagi

7 UKM Kesennuma Menggali Potensi Pasar Makanan Laut untuk Indonesia

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Minggu, 19 Mar 2017 05:48 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Kasennuma - Forum UKM hasil laut Kasennuma ini unjuk kebolehan dengan produknya. Termasuk mencari celah pasarkan produknya ke Indonesia.

Sama seperti Indonesia yang kaya akan hadil laut, Kesennuma juga punya banyak unggulan produk berkualitas. Pelaku industri kecil dari kota di prefektur Miyagi ini makin erat bersatu setelah bencana tsunami yang mereka alami tahun 2011.

7 UKM Kesennuma Menggali Potensi Pasar Makanan Laut untuk IndonesiaFoto: detikfood

Sebuah pertemuan bertajuk 'Indonesian Chefs meet Kasennuma', digagas oleh Hisashi Ishiwata pemilik Ishiwata Shoten. Forum kecil yang berlangsung di Saikichi Shoten (17/3) dihadiri oleh 7 pelaku bisnis UKM.

Mereka adalah Kanyo (ikan kalengan), Yogisawa Shoten (aneka saus berbasis soy sauce), Saikichi Shoten (olahan ikan sanma), Kanedai (beragam olahan kepiting), Kasemo (saus), Yakataya (sauas rumput laut) dan Kesennuma Port (fillet ikan siap masak).

7 UKM Kesennuma Menggali Potensi Pasar Makanan Laut untuk IndonesiaFoto: detikfood

Dalam forum ini tim Indonesia dimintai pendapat mengenai tampilan, keunikan rasa dan kemungkinan dipasarkan di Indonesia. Meskipun tak semua produk cocok dengan selera Indonesia tetapi semangat mereka patut diacungi jempol.

Setelah acara panel mencicipi produk mereka. Giliran chef dari Indonesia memberikan masukan soal makanan Indonesia. Odie Djamil, chef muda berbakat membagikan info seputar tren makanan yang populer dengan cepat di Indonesia berkat media sosial. Juga makanan Jepang yang disukai di Indonesia.

7 UKM Kesennuma Menggali Potensi Pasar Makanan Laut untuk IndonesiaFoto: detikfood

Sementara Miranti Gumayana, pelaku bisnis rumahan membagikan pengalamannya mengelola bisnis makanan sambil bekerja. Kembali media sosial jadi andalan konsumen dan produsen karena praktis.

Rianto, sebagai pemilik Pantri Magic Jakarta juga membagikan info tentang produk premium yang disukai orang Indonesia. Peningkatan jumlah golongan menengah atas Indonesia yang signifikan menjadi peluang besar.

Gambaran lengkap soal kuliner Indonesia dan bagaimana disajikan dalam tataran internasional diberkan oleh William W.Wongso. Mulai dari keunikan hingga fungsinya sebagai diplomasi kuliner.

Keseruan bincang-bincang inipun diakhiri dengan mencicipi ikan katsuobushi sambal roa dan dua jenis Sambal Matah Api racikan Miranti. Rupanya rasa tahu dan semangat tinggi untuk mengenal Indonesia membuat mereka berani mencicipi sambal yang pedas menyengat.

7 UKM Kesennuma Menggali Potensi Pasar Makanan Laut untuk IndonesiaFoto: detikfood

'Huaahh…pedas sekali, pedas sekali,' ujar seorang peserta sambil berlarian mengambil air minum. Dan iapun kembali lagi untuk mencicipi sambal yang lain. Luar biasa!

Sementara peserta memang sudah digoda sejak awal dengan aroma wangi sambal roa yang dimasak oleh chef Odie untuk sajian pesta bersama mereka pada malam harinya. Pesta kecil inipun tak kalah seru! (odi/odi)
Load Komentar ...