Duta Cilik McDonald's di Olimpiade Rio 2016 Berbagi Cerita

Duta Cilik McDonald's di Olimpiade Rio 2016 Berbagi Cerita

Annisa Trimirasti - detikFood
Jumat, 02 Sep 2016 14:32 WIB
Foto: McDonalds Indonesia/Detikfood
Jakarta - Olimpiade Rio 2016 telah berakhir. Duta cilik Anthony dan Aretha bersama McDonald's pun berbagi cerita asyik.

McDonald's sebagai restoran resmi di Rio 2016 mengirim kurang lebih 100 duta cilik dari seluruh dunia termasuk Thailand dan Indonesia yang berpartisipasi dalam pembukaan Olimpiade 2016.

Sedang McDonald's Indonesia mengirim 2 orang wakilnya, laki-laki dan perempuan dalam kampanye Champion of Play yang ke-4 kalinya.
Champion of Play yang bertema generasi sehat dan ceria telah dimulai sejak Olimpiade London 2012 dengan hadiah pesta olahraga. COP adalah wadah inspirasi anak-anak Indonesia untuk bergaya hidup sehat dimana hampir semua aktivitasnya seputar olahraga dan bakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aretha Maheswari (11, bogor) dan Anthony Sutanto (10, sentul) telah kembali ke Indonesia pada 8 Agustus silam setelah lolos seleksi ketat dari video, adu bakat serta interview. Mereka mengalahkan 1800 peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Merekapun berbagi cerita pengalaman selama di Brazil.



Pada upacara pembukaan olimpiade, Aretha menjadi pengiring kontingen Bahrain dan Lithuania sedang Anthony pengiring kontingen Barbados, Tonga dan Indonesia. Mereka membawa pot berisi tumbuhan lambang olahraga yang selalu tumbuh berkembang di samping pembawa bendera kontingen. Selain acara pembukaan, selama 6 hari 5 malam di Brazil, Aretha dan ibunya serta Anthony dan ayahnya juga berjalan-jalan ke beberapa ikon wisata brazil seperti Christ the Redeemer dan Samba City.

Aretha dan Anthony juga mencoba McDonald's di Brazil dan berbagai makanan lainnya. Menurut Anthony, makanan Brazil lebih segar terutama salmon dan steaknya. Sedang Aretha lebih menyukai makanan Indonesia.

"Kebanyakan pasta dan keju. Banyak juga daging, tapi ga well done jadi aku kurang suka. Dan kebanyakan makanannya asin. Tapi aku kaget lho di sana ada pisang goreng yang awalnya kukira nungget. Ada juga singkong rebus. Kalau disuruh memilih aku lebih suka makanan Indonesia," cerita anak kelas 6 penggemar gymnastic ini.



Untuk McDonald's Indonesia dan Brazil, menurut Aretha porsi Mc Flurrynya sangat besar sampai dia tidak mampu menghabiskannya. Sedangkan menurut Anthony urutan peracikan bahan di burgernya, saat mencoba menu Mc Chicken, susunannya roti-daging-saus-sayur-roti bukan roti-saus-sayur-daging-roti.

Menurut Carolin Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia, pada temu media (2/9/16) di Mc Cafe Thamrin, setiap McD di seluruh dunia memang punya ciri khas. Karena bahannya menggunakan bahan lokal masing-masing daerah. Tetapi sausnya kurang lebih punya rasa sama.

Selain jalan-jalan dan makan, Anthony dan Aretha juga mempromosikan Indonesia pada sesama anak duta McDonald's. Mereka memberi souvenir berupa gantungan kunci bentuk wayang dan motif batik serta menceritakan tentang Raja Ampat dan Kebun Raya Bogor. Mengingat kebanyakan orang asing hanya tahu Jakarta dan Bali.

Aretha yang memang ingin menyaksikan olimpiade dan mendukung atlet Indonesia merasa sangat bangga. Menurutnya, dia berhasil lolos karena belajar dari kegagalan dan sering berlatih. Sedang menurut Anthony kesempatan ini adalah pengalaman tak terlupakan, "Saya merasa bangga dan senang sekali. Ini pengalaman sekali seumur hidup," pungkas Anthony. (msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads