Acara Kuliner Bisa Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Festival Jajanan Pasar Nusantara 2016

Acara Kuliner Bisa Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Sabtu, 04 Jun 2016 10:54 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Sebuah festival kuliner bisa menjadi daya tarik wisatawan. Sekaligus menjadi sarana untuk pelestarian kuliner nusantara.

Hal tersebut disampaikan Esty Widjayati, anggota Komisi X DPR RI saat menghadiri jumpa pers Festival Jajanan Pasar Nusantara (FJPN) 2016 kemarin malam (3/6). Di hadapan para media nasional dan lokal Yogyakarta, ia memberi sejumlah masukan dan evaluasi dari penyelenggaraan FJPN tahun ini di Kabupaten Sleman.

"Salah satu harapan acara ini tentu mempromosikan Taman Kuliner Condong Catur dan menarik minat konsumen datang ke sini," tutur Esty. Menurutnya, meski sudah dipromosikan, gelaran FJPN 2016 seharusnya bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait hal itu, Esty memberi beberapa tanggapan. "Mungkin pemilihan hari berpengaruh mengingat acara ini diselenggarakan bukan akhir pekan. Mungkin juga diperlukan rangkaian acara sebelum hari H yang berhubungan dengan tema utama acara ini. Misal, lomba membuat jajanan pasar yang diikuti peserta bukan hanya dari Sleman tetapi juga warga sekitarnya."

Esty juga menyoroti jenis makanan yang dijual di FJPN 2016. "Karena mengusung konsep festival jajanan pasar nusantara sebaiknya jajanan pasar yang dihadirkan lebih beragam. Misal ditambah jajanan pasar dari Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kaliurang. Tampilkan juga kekayaan khas tiap daerah agar pengunjung punya memori 'Kalau mau makan jadah tempe ya ke Kaliurang,'" ujar Esty memberi contoh.

Diakuinya pemilihan lokasi Taman Kuliner Condong Catur turut menjadi tantangan. Mengingat tempat ini kurang ramai pengunjung. Wanita yang sudah berkarir lebih dari 15 tahun di bidang politik ini mengatakan, "Padahal lokasi sekitar taman kuliner termasuk ramai karena banyak kampus dan pemukiman padat di sini. Ini menjadi tugas saya dan teman-teman di pusat maupun daerah untuk mempromosikan Taman Kuliner Condong Catur lebih baik lagi."

Sementara itu, Esty Rekho Astuty selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi P3N) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengatakan Taman Kuliner Condong Catur ke depannya diharapkan bisa menjadi tempat rujukan untuk menikmati aneka hidangan tradisional termasuk jajanan pasar.

Ia menambahkan tujuan FJPN 2016 sebenarnya juga ingin merangsang masyarakat daerah untuk membuat makanan daerah. Serta menjadikannya bisnis yang menguntungkan.

"Belanja wisatawan untuk kuliner di suatu daerah bisa mencapai 50 persen," tutur Esty. Menurutnya hal ini bisa jadi peluang sekaligus tantangan.
"Wisata kuliner juga bertujuan meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan daerah. Apalagi mau ramadan dimana nantinya mudik bisa memperluas kesempatan pemudik atau wisatawan mampir dan menikmati makanan khas suatu daerah," tambah Esty.

Baik perwakilan Kemenpar dan DPR RI mengatakan sinergi dan kolaborasi antar berbagai pihak, termasuk pusat dan daerah, menjadi kunci untuk mengembangkan kuliner secara lebih intensif. (lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads