Sup Kapurung dan Nasi Minyak Bisa Dinikmati di Arts Cafe Saat Buka Puasa

Maya Safira - detikFood Jumat, 27 Mei 2016 10:18 WIB
Foto: detikFood Foto: detikFood
Jakarta - Berbuka puasa dengan ayam betutu dan nasi minyak tentu nikmat. Apalagi di kafe ini sajian nusantara diracik oleh para chef ternama.

Selama bulan Ramadan, hotel Raffles Jakarta menggelar promosi "A Journey through Nusantara" di Arts Café. Dalam program ini, berbagai hidangan dari penjuru Indonesia akan disajikan bergantian setiap hari untuk berbuka puasa.

Promosi ini merupakan kolaborasi Chef Daniel Patterson, Executive Chef Arts Café, dengan pakar kuliner Indonesia, William W..Wongso. Keduanya bekerjasama membuat tampilan hidangan nusantara lebih menarik dengan rasa aslinya.


Tiap minggunya, Arts Café memberikan pengalaman kuliner berbeda dari masing-masing pulau. Minggu pertama akan diawali dengan hidangan khas Bali dan Lombok, tanggal 6-12 Juni. Di sini tamu bisa mencoba Daging Katernak, Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, Sate Pusut, Sate Lilit Tenggiri, Ayam Betutu Gilimanuk, Lawar Kacang Panjang, Udang Bakar Jimbaran dan lainnya.

Di minggu kedua tanggal 13-19 Juni, hadir menu dari Sulawesi dan Kalimantan. Diantaranya sajian populer seperti Konro Daging Sapi, Ayam Rica-Rica, Sup Kapurung hingga Nasi Manado.

Tak ketinggalan hidangan Sumatra pada minggu ketiga, 20-26 Juni. Sajian dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi atau Bangka bisa dicoba saat ini. Misalnya Nasi Lemang, Sate Padang, dan fusion Shawarma dengan Bumbu Rendang.


William Wongso juga akan menampilkan Nasi Minyak, Ayam Tangkap, Selada Bangka, Lempah atau menu lainnya.

Di penghujung bulan puasa, tepatnya tanggal 27 Juni sampai hari terakhir ramadan akan tersedia hidangan Jawa. Pecak Ikan Tongkol, Rabeg Kambing Khas Banten, fusion Chicken Shawarma Maranggi, Mie Kocok Bandung termasuk sajian yang ditawarkan dari wilayah ini.

William Wongso yang hadir saat temu media (24/05), mengaku bangga dengan masuknya sajian Indonesia di hotel. "(Saya) merasa bangga sekali hotel bintang 5 respek akan makanan Indonesia. Dimana orang luar negeri mencari mystery taste dari kuliner kita," tuturnya saat pembukaan acara.


Terkait hidangan yang akan disajikan, ia menyebut penggunaan resep asli dan tidak dimodifikasi. "Kami usahakan seotentik mungkin dengan bahan-bahan yang kita dapat dari daerahnya. Jadi seperti makanan Batak tetap pakai andaliman. Memperkenalkan juga kecombrang, dan buah kecombrang yang tidak lazim. Ini untuk asam makanan Batak, asamnya harum," ungkap William Wongso di hadapan awak media.

Untuk dessert, Arts Café menghadirkan aneka takjil dan kue tradisional Indonesia. Bisa ditemui pula sajian pencuci mulut yang berbeda.

"Sekarang kita kawinkan perpaduan kue lumpur dan kolak pisang. Jadi kolak pisangnya jadi kuah kue lumpur. Tapi kue lumpur pakai labu, bukan kentang jadi teksturnya lebih lembut, tidak kenyal. Terus jongkong dikasih pisang dengan kelapa muda," tambah William Wongso


Sementara itu, Chef Daniel juga mengaku makanan Indonesia punya rasa luar biasa. "Citarasa makanan Indonesia sangat hebat. Negara ini punya sangat banyak rempah dan beragam. Sangat sulit mengetahui dengan tepat penggunaan tiap rempah. Itulah kenapa kami punya seseorang seperti William yang membantu untuk terus maju dan belajar banyak, terutama bagi saya," ujar pria asal Inggris yang sudah berada di Indonesia selama sekitar 8 bulan ini.

Chef Daniel juga berharap tamu akan senang dengan pengalaman menyantap sajian Nusantara yang dihidangkan.


Sambil menikmati makanan, tamu bisa merasakan suasana khas Indonesia di Arts Café. Sebab perancang ternama, Oscar Lawalata, akan menghias Arts Café sesuai tema "A Journey through Nusantara." Oscar membawa sentuhan nasional yang elegan dalam dekor Arts Café selama promosi berlangsung.

Untuk merasakan "A Journey through Nusantara" di Arts Café selama ramadan, harganya Rp 398.000++/orang (pukul 17.45 - 20.30) dan Rp 298.000++/orang (pukul 20.30 – 22.30). Tersedia mulai 27 Juni sampai hari terakhir puasa.

(adr/odi)