Inilah misi yang dibawa dalam program 'Jajanan Manis Bersama GULAKU' yang dimulai kemarin. Program ini juga bertujuan memperkenalkan jajanan yang biasa dijajakan di pasar tradisional.
Dalam acara yang diadakan di kecamatan Makassar, Kramatjati pada Selasa (24/05), dimeriahkan dengan sosialisasi produk Gulaku, cooking demo, da lomba memasak.
![]() |
'Kami selalu berusaha mendorong masyarakat setempat lebih teliti dalam memilih bahan makanan. Juga dalam mempopulerkan kembali makanan nusantara,' demikian ungkap Fiter Cahyono sebagai Communication Officer Gulaku
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini telah berlangsung selama bulan Mei hingga Agustus 2016 di sejumlah pasar tradisional Jabodetabek, seperti Pasar Lenteng Agung, Pasar Ciracas, Pasar Embrio, dan Pasar Musi, serta beberapa kelurahan di sekitar pasar. Tujuan program ini untuk melestarikan jajanan tradisional Indonesia dan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menghargai kuliner nusantara.
Selain itu, Fiter berharap agar sosialisasi ini juga melibatkan para ibu sebagai agen penggerak dan pelestari kuliner nusantara. Tetunya agar jajanan manis khas Indonesia lebih dikenal oleh keluarga mereka.
Gulaku juga melakukan program grebek pasar dalam bentuk demo masak jajanan khas tradisional. Sekaligus mendukung program pemerintah "Gerakan Ayo Kembali ke Pasar Tradisional."
Gulaku menjadi produk gula yang populer di masyarakat setempat karena tetap menjaga kualitas. Kualitas ini dapat diperoleh dari pengolahan yang menggunakan proses 4 kali penyaringan. Juga penerapan mekanisme quality control sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Standard Operation (ISO). Karenanya berasal dari tebu segar yang ditanam sendiri.
![]() |
Cooking demo dibawakan oleh Chef Yeni Ismayani yang memperkenalkan jajanan kue dadar gulung yang berasal dari Jawa Tengah. Adonan kulitnya terbuat dari tepung, santan, garam, dan gula. Kemudian dibuat dadar dan dilipat serta digulung.
Setelah menyaksikan demo masak ini peserta yang terdiri ibu-ibu PKK dari 5 kelurahan berlomba membuat dadar gulung. Terdiri dari kelurahan Pinangranti, Kebon Pala, Makassar, Halim Perdana Kusuma, dan Cipinang Melayu.
Hasilnya, juara ketiga diraih oleh kelurahan Cipinang Melayu, juara kedua kelurahan Makassar, dan pemenang pertama, kelurahan Halim Perdana Kusuma. Rangkaian acara ini juga bertujuan membangun relasi dengan beberapa pemasok atau penjual yang ada di pasar-pasar tradisional. (odi/odi)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN