Nikmati Sajian Indonesia Modern dari 5 Chef Ternama Sambil Beramal

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 03 Mei 2016 13:18 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place menghadirkan makan malam spesial (03/05) dengan menu buatan 5 chef ternama. Acara ini sekaligus bertujuan menggalang dana amal untuk Yayasan Wisma Cheshire.

Tahun ini The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place menggandeng chef Petty Elliott; Eeelke Plasmeijer dan Ray Adriansyah dari Locavore, Bali; serta Sean Macdougall dan Prambudiyono selaku Executive Chef dan Pastry Chef hotel untuk menggelar charity dinner pada 3 Mei 2016.

Dalam temu media kemarin (02/05), detikFood berkesempatan mencicip 5 sajian yang dibuat oleh tiap chef. Acara makin intim mengingat lokasi food testing digelar di dapur sehingga kami bisa melihat proses persiapan hingga penyajian menu.


Hidangan pembuka disajikan oleh Chef Ray berupa irisan daging domba mentah dengan rumput laut Lombok dan adas. Sebagai sentuhan akhir, chef dari salah satu restoran terbaik dunia ini menaburkan parutan goat cheese. Meski mentah, tak tercecap sedikitpun aroma atau rasa anyir. Daging domba dari Wonosobo ini justru terasa lembut juicy. Makin enak begitu disantap dengan goat cheese yang bercita rasa gurih kuat.


Agnolotti berisi bebek betutu jadi hidangan Chef Sean. Pasta khas Piedmont, Italia ini rupanya enak berpadu dengan bebek betutu yang gurih berempah. Untuk menambah rasa, tersedia sambal hijau teri yang dibuat mirip puree.


Chef Ray mewakili Chef Eeelke Plasmeijer kembali memperkenalkan menunya. Kali ini berupa crayfish (sejenis lobster air tawar) dengan rebung dan bamboo foam. Daging lobsternya begitu tebal dan empuk dengan rasa manis alami. Sementara potongan rebungnya memberi rasa gurih enak. Disantap bersamaan dengan bamboo foam, terasa menyatu sempurna di mulut.

Beef Cheeks Rawon buatan Chef Petty Elliott tak kalah menggiurkan. Meski dinamai rawon, hidangan ini tidak berkuah melainkan dibuat mirip steak dengan saus bumbu rawon dari kluwek. Proses pemasakan 12 jam membuat daging begitu empuk dan mudah dikoyak dengan garpu. Paduan gurih manis khas rawon tercecap dari sajian ini. Pelengkapnya berupa puree labu yang manis lembut.


Rangkaian dessert garden buatan Pastry Chef Prambudiyono akan menutup charity dinner. Ada klappertaart hangat dengan taburan choco crumb mirip tanah. Sesuai dengan tema garden yang dihadirkan. Penyuka kecombrang akan mendapati dessert manis nan lembut dengan pelengkap saus rujak dan irisan manisan pepaya. Kedua dessert ini makin cantik dengan tambahan microgreens yang bisa dimakan.

Mengenai Yayasan Wisma Cheshire (YWC), Petty Elliott yang sudah tergabung selama 10 tahun bercerita sedikit mengenai yayasan ini. YWC merupakan wadah pelatihan vokasional berbasis residensial untuk pria dan wanita dengan penyandang disabilitas fisik. Yayasan di kawasan Cilandak ini juga berdedikasi mempromosikan hak-hak penyandang cacat melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan program advokasi untuk kaum muda, Young Voice.

Charity dinner digelar di Pacific Restaurant & Lounge, Lantai 6 The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. Dengan membayar mulai dari Rp 1.800.000nett per orang, tamu bisa mencicip 5 sajian lezat berikut cocktail dan wine pendamping.

Dalam makan malam nanti, tamu juga akan dihibur dengan iringan piano dan biola dari Christian dan Rifky yang tergabung dalam Young Voice. Meski tuna netra, kedua remaja berusia 19 tahun ini memiliki bakat besar di bidang musik.

Informasi dan reservasi seputar charity dinner biasa menghubungi 021 25501993.

(adr/odi)