Ulekan yang Dibawa Tim Sate Maranggi Nyaris Ditahan di Bandara

WSFC Manila 2016

Ulekan yang Dibawa Tim Sate Maranggi Nyaris Ditahan di Bandara

Tri Ispranoto - detikFood
Rabu, 20 Apr 2016 13:28 WIB
Foto: detikCom
Jakarta - Untuk pertama kalinya Sate Maranggi Cibungur Hj. Yetty tampil di ajang kuliner internasional. Meskipun persiapan sudah cermat, masih saja ada yang nyaris tertinggal.

Untuk kali pertama sate yang berasal dari Kabupaten Purwakarta itu menjadi salah satu wakil kuliner Indonesia dalam ajang WSFC 2016 di Manila, Filipina.

Seperti tim kuliner lain persiapan audah dilakukan jauh hari. Apalagi tim kuliner Purwakarta membawa racikan bumbu sendiri dari Purwakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Meski pihak panitia telah menyiapkan segala kebutuhan. Agar citarasa otentik, mereka memilih membawa peralatan dan bumbu-bumbu langsung dari Kabupaten Purwakarta.

"Kita ini enam orang. Semua koper isinya bumbu dan peralatan seperti pisau dan ulekan. Sementara baju kita bawa seadanya dan dijinjing," ucapnya, Selasa (20/4/2016).

Karena koper untuk disimpan di bagasi pesawat penuh maka beberapa barang seperti garam dan jeruk limau pun harus dimasukan ke dalam tas jinjing. Tak terkecuali ulekan yang menjadi senjata utama mereka.


Sayangnya ulekan tak diijinkan oleh petugas bandara untuk dibawa ke dalam pesawat kecuali masuk ke dalam bagasi. Akhirnya setelah beberapa saat berdiskusi tim dibantu pihak bandara pun langsung mengurus izin agar ulekan bisa masuk bagasi.

"Kita jelaskan bahwa itu ulekan buat masak di WSFC. Tapi sesuai peraturan karena ini batu jadi tidak boleh dibawa ke pesawat, harus melalui bagasi. Tapi alhamdullilah semua beres dan bisa kita gunakan di sini," tutur ibu Yetti.


Yetty mengaku sangat bangga karena sate maranggi kini bisa unjuk gigi di ajang internasional seperti saat ini. Untuk itu dia akan mempersembahkan sate andalannya dengan semaksimal mungkin agar menarik hati para pengunjung dan nantinya bisa datang mencicipi langsung di Kabupaten Purwakarta.


"Mudah-mudahan rasa tidak berubah. Karena biasanya kita itu pakai kecap tertentu tapi ternyata dikasihnya beda. Lalu daging juga biasanya kita pakai yang fresh sekarang ini pakai daging yang sudah dilayukan," tukas Yetty.

Jambore WSFC 2016 yang digelar di Bonifacio Global City akan buka mulai hari ini pukul 16.00 hingga pukul 23.00 waktu setempat. Sementara untuk tanggal 23 April nanti buka mulai pukul 12.00 hingga 23.00. Dan dihari terakhir atau tanggal 25 April buka mulai pukul 12.00 hingga 21.00 waktu setempat.

(adr/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads