Misi Ekonomi Belgia yang hadir di Jakarta bersama Putri Belgia Astrid dan Wakil Perdana Menteri Belgia dan Menteri Luar Negeri dan Urusan Eropa, Didier Reynders serta 301 delegasi Belgia. Mereka mengadakan sejumlah pertemuan bisnis bersama tokoh ekonomi dan pelaku bisnis di Indonesia pada tanggal 12 Maret - 19 Maret 2016.
Mengingat produk makanan dan minuman menjadi salah satu sektor penting Belgia. Karenanya digelar ‘Belgia Food & Gastronomy’ kemarin (14/03) di hotel Pullman Jakarta. Para produsen dan asosiasi cokelat, keju, buah dan sayur, daging olahan dan wine serta bir hadir memperkenalkan produknya.
Produk makanan dari Belgia sebenarnya sudah lama masuk Indonesia seperti cokelat Belgia dan produk pastry. Produk french fries beku dari Mydibel juga memperkenalkan produknya. Kentang beku yang dihasilkan dari kentang berkualitas ini telah sukses memasuki pasar Timur Tengah hingga Rusia. Untuk produk sayuran dan buah segar Belgia tak kalah dengan negara Eropa lain.
‘Endive Belgia terkenal akan kualitasnya. Sementara apel dan pir Belgia juga dikenal juicy dan enak. Kami yakin bisa bersaing dengan negara lain,’ demikian tegas Philippe Appeltans, sekretaris jendral asosiasi hortikultural Belgia.
Untuk industri minuman selain beragam produk bir, Belgia juga dikenal dengan produk wine tanpa alkohol (0.0%) yang sudah bersertifikat halal.
Beragam wine halal dari ‘Vintense’ ini dibuat dari anggur jenis Merlot, Chardonnay, dan Syrah. Diproses dengan cara modern sehingga punya citarasa asli buah tanpa alkohol.
Acara presentasi yang dihadiri sejumlah importir dan media ini ditutup dengan icip-icip produk Belgia, dari apel, cokelat, aneka hidangan khas Belgia dan juga beragam bir Belgia.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN