Gaya hidup perkotaan yang menuntut mobilitas tinggi, membuat kita sering kali hidup tak sehat. Kurangnya asupan serat memicu beberapa masalah, seperti penyakit metabolik dan degeneratif.
Kalbe, salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Asia Tenggara adakan kampanye hidup sehat. Bertema 'Gerakan Ayo Hidup Sehat dengan Serat', bertepatan dengan hari Ibu ini (22/12), Kalbe adakan talkshow dengan membahas manfaat serat.
Terdapat dua jenis serat, ada serat larut dan tidak larut. “Serat yang larut dalam air akan membentuk feses pada sistem pencernaan lebih lunak, sedangkan serat tidak larut membuat feses lebih keras,” tutur Dr. Ulul Albab, SpOG selaku Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Hypermart Cyberpark, Karawaci (22/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi, tubuh manusia dewasa disarankan untuk mengonsumsi serat sekitar 25 – 30 gram per hari untuk mendukung metabolisme. Salah satu sumber serat terbesar berasal dari buah dan juga sayur.
“Serat dapat mengikat lemak, gula dan kolesterol yang terkandung dalam makanan dan membuangnya bersama dengan feses. Sehingga secara tidak langsung, serat dapat menjaga kadar gula darah sehingga baik untuk pembuluh darah dan dapat menghambat penyerapan lemak serta tidak terjadi hipokolesterol dan sangat baik untuk kesehatan jantung,” Jelas Dr. Ulul.
Menurutnya, konsumsi serat yang tinggi dapat memacu hormon dari usus halus yaitu cholecystokinin yang akan memberi sinyal ke otak untuk memerintahkan rasa kenyang. Tak hanya itu, serat juga dapat membantu turunkan berat badan serta Irritable Bowel Syndrome, dimana kondisi tidak nyaman pada perut dan serat juga bisa mencegah angka kejadian penyakit kanker.
“Kalau kekurangan serat, justru akan sebabkan penyakit metabolik seperti kencing manis. Kencing manis meningkat karena karbohidrat tidak terpecah secara sempurna,” tambah pria berkacamata ini.
Walaupun sayur dan buah menjadi satu-satunya suplier serat, akan tetapi teknik mengkonsumsinya dapat beragam. Ulul menyarankan untuk memvariasikan buah dan sayur tidak hanya dalam bentuk 'gelondongan' akan tetapi bisa dibuat menjadi jus dengan menambahkan beberapa bahan makanan sehat seperti susu atau yoghurt untuk menambah protein.
Dalam acara talkshow ini, turut hadir juga Chef Deny Gumilang, Runner Up Master Chef Indonesia 2015 yang menyajikan aneka hidangan berbahan dasar jus dan buah kepada para ibu yang hadir.
Untuk meramaikan kampanye ini, Kalbe juga membagikan minuman Original Love Juice tinggi serat secara serentak pada 15.000 pengendara wanita yang melintas di beberapa gerbang tol di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya.
“Kalbe selalu berusaha mengkampanyekan hidup sehat kepada masyarakat, salah satunya dengan serat. Sesuai dengan peringatan Hari Ibu, kami mengajak para wanita sebagai pilar rumah tangga untuk memulai hidup sehat dalam keluarga,” tutur Arwin N. Hutasoit selaku Group Brand Manager RTD PT. Kalbe Farma.Tbk.
Original Love juice merupakan produk jus buah dalam kemasan yang diproses dengan teknik ultra high temperature (UHT). Love juice memiliki 3 varian ukuran yaitu 300 ml, 1 L dan 2 L dengan 5 varian rasa seperti sirsak, delima, jeruk, jambu dan juga apel.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN