Tumpeng Nusantara dan Batik Warnai Jamuan Santap Malam Presiden Jokowi

Tumpeng Nusantara dan Batik Warnai Jamuan Santap Malam Presiden Jokowi

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Selasa, 27 Okt 2015 06:20 WIB
Foto: William W.Wongso
Jakarta - Untuk pertama kalinya jamuan makan malam di US Chamber of Commerce menyuguhkan menu Indonesia. Khusus untuk menghormati presiden Joko Widodo.

Dalam rangkaian kunjungan presiden Joko Widodo ke Washington, Amerika, US Chamber of Commerce atau Kadin Amerika menggelar jamuan makan kehormatan untuk presiden Joko Widodo. Kecuali masakan Indonesia yang jadi menu, tata meja santap juga memakai produk Indonesia.

Dijadwalkan jamuan makan akan berlangsung tanggal 26 Oktober pukul 19.00 atau pagi ini waktu Jakarta dan akan dihadiri 270 tamu. Selain para pengusaha Amerika, akan turut hadir Wakil Presiden Amerika, Joe Biden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk acara jamuan makan malam ini, pertama kalinya disajikan menu Indonesia dalam bentuk set menu lengkap. Mulai dari appetizer hingga dessert, kopi dan teh semuanya memakai produk Indonesia.



Menu lengkap yang disajikan untuk para tamu berupa Asinan Buah Jakarta sebagai starter. Kemudian diikuti dengan Entree berupa Tumpeng Nusantara yang terdiri dari Rendang daging, Ikan Dabu-dabu dan tumpeng mini nasi kuning.

Sebagai pencuci mulut Pandan Pannacotta dan dilengkapi dengan pilihan teh dari Arum Organic Black Tea atau kopi dari Javanegre Coffee Blend dari Sumatra, Sulawesi dan Flores.

Selama 3 hari, tim kuliner dari Indonesia yang dipimpin oleh William W.Wongso melalkukan banyak persiapan. ‘Pemilihan menu Indonesia ini sesuai dengan permintaan presiden Joko Widodo. Kamipun sudah melalukan uji rasa di Jakarta sebelum berangkat ke Amerika,’ tutur Willliam Wongso dalam wawwancara dengan detikfood (26/10).



Untuk tata mejapun digunakan sentuhan Indonesia. Meja bundar bertaplak cokelat muda, diberi table runner batik bermotif cokelat merah. Sementara sebagai centre piece dipasang patung Loro Blonyo. Sepasang patung pengantin Jawa simbol Dewi Sri dan Raden Sadono.

‘Inilah untuk pertama kalinya US Chamber of Commerce menyajikan menu non Amerika. Menu Indonesia dengan tumpeng nusantara. Saya mersa bangga sekali,’ demikian komentar William W.Wongso tentang kesannya pada santap malam yang disiapkannya kali ini.



(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads