Festival di Tokyo Ini Promosikan Sajian Ikan Paus pada Wisatawan Asing

Festival di Tokyo Ini Promosikan Sajian Ikan Paus pada Wisatawan Asing

Maya Safira - detikFood
Sabtu, 03 Okt 2015 13:32 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Gerakan anti konsumsi ikan paus terus berlangsung di Jepang. Namun penyelenggara acara dan restoran masih mempromosikannya bagi wisatawan asing. Termasuk melalui Ebisu Kujira Festival bulan ini.

Daging ikan paus dipromosikan pada pengunjung dari luar Jepang guna mendorong pemahaman lebih dalam akan kelezatannya. Di distrik Ebisu Tokyo, ada 28 restoran akan berpartisipasi dalam Ebisu Kujira Festival. Meliputi restoran Italia dan washoku Jepang.

Laporan The Japan News (01/10) menyebut kegiatan yang berlangsung 1-18 Oktober ini menampilkan hidangan ikan paus dari berbagai restoran tersebut. Tiap restoran pun saling bersaing satu sama lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk pertama kalinya tahun ini, acara berusaha menyuguhkan hidangan ikan paus pada pengunjung asing dalam bentuk omotenashi (keramahan pelayanan gaya Jepang). Chef yang berpartisipasi akan menyajikan beragam menu berbasis ikan paus. Seperti kubis isi, ramen dan carpaccio.



Ebisu Kujira Festival sendiri pertama diadakan tahun 2013. Inspirasinya dari pemujaan ikan paus sebagai dewa ikan dan disebut "ebisu-sama" yang dilakukan masyarakat Jepang kuno.

Adapun konsumsi daging ikan paus di Jepang masih menarik kritik keras dari berbagai negara. Termasuk Amerika Serikat, Italia dan Australia.

Beberapa supermarket di Jepang pun tidak lagi menjual daging ikan paus. Mereka khawatir gerakan aktivis anti perburuan hewan mamalia itu akan menghalangi jalannya bisnis.

Namun, sebuah survei online penyelenggara festival Ebisu menunjukkan hal lain. Survei dari April sampai Juni itu menemukan bahwa 63 persen atau 200 orang asing yang berencana ke Jepang, mengatakan mereka mau mencoba daging ikan paus. Survei serupa yang dilakukan di pasar Tsukiji bulan Juli juga menunjukkan 56 persen menjawab hal sama.



"Secara individual, banyak orang sebenarnya bersikap positif terhadap konsumsi ikan paus. Saya ingin secara aktif mempromosikan hidangan ikan paus," ujar Takashi Furui selaku ketua penyelenggara Ebisu Kujira Festival.

Selain melalui festival, beberapa pihak berkepentingan di Jepang juga masih mempromosikan daging ikan paus. Seperti kantin di Kementerian Luar Negeri Jepang yang mulai menyajikan hidangan ikan paus sejak Oktober lalu. Ini dilakukan agar diplomat dari luar yang berkunjung ke Jepang tertarik mencicipinya.

Japan Whaling Association di Tokyo pun mendorong pemahaman internasional terkait kegiatan penangkapan ikan paus.

"Dengan semakin banyaknya turis asing datang ke Jepang, ada peningkatan ketertarikan akan budaya gastronomi Jepang. Mengambil ini sebagai kesempatan, kami berharap dapat melihat lebih banyak upaya penyajian hidangan ikan paus pada wisatawan," ujar seorang pejabat di asosiasi tersebut.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads