Myanmar terkenal dengan negeri yang tertutup dengan produk-produk asing. Namun, kini mulai membenahi diri melalui reformasi dan demokratisasi. KFC menjadi restoran cepat saji asal Barat pertama yang masuk ke Myanmar.
Β Alhasil warga kota Yangon berbondong-bondong mendatangi satu-satunya gerai KFC di kota tersebut. Mereka pun rela antre berjam-jam demi mencicipi ayam goreng yang sudah terkenal di seluruh belahan dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSaya ingin mereka merasakan ini (KFC), saya juga belum pernah mencicipinya. Bibi saya di Singapura mengatakan KFC juga populer di sana,β ujar pria berusia 50 tahun itu seperti dikutip dari AFP (1/7)
βMakanan ini sangat terkenal jadi saya kira makanan ini pasti sehat,β tambah Moe yang menepis anggapan bahwa makanan cepat saji bisa menyebabkan kegemukan. .
Di Myanmar, dua potong ayam dan kentang goreng KFC dihargai 3.500 kyat atau sekitar Rp 41.000. Dan di hari pertama KFC buka, seluruh produk ludes bahkan sebelum jam tutup.
Pelanggan muda yang datang sangat senang sampai melakukan selfie dengan handphone mereka di restoran cepat saji tersebut. Menurut mereka hal ini merupakan hal yang berharga selama mereka tinggal di Myanmar.
Htet Ei, seorang pelajar berusia 18 tahun juga rela mengantre dengan tiga orang temannya. Dia mengatakan bahwa dia selalu mengecek restoran KFC setiap hari setelah dia mengetahui bahwa gerai tersebut akan buka di kotanya.
βSekarang para remaja bisa makan disini seperti remaja pada umumnya di negara lain dan saya akan sering datang kesini,β ujar Htet.
Yoma Strategic, perusahaan yang membawa KFC ke Myanmar mengatakan bahwa dengan hadirnya KFC di Yangon semakin membuka peluang bagi gerai lain untuk mengikuti jejak KFC di negeri yang dulunya komunis ini.
Hingga hari ini KFC memiliki lebih dari 19.000 restoran di 120 negara di dunia dan 80 persen dari seluruh gerainya berada di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN