Sambal telah menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia. Olahan cabai ini juga mudah dipadukan dengan beragam makanan. Mulai dari daging, seafood, pasta hingga dessert manis.
Inilah yang dihadirkan Life is Sweet bersama Chef Sean Macdougall dalam Sambal – The Heartbeat of Indonesian Cuisine. Pada Kamis (30/04), acara berlangsung di Pacific Restaurant & Lounge, The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place. Menu lengkap santap malam disajikan dengan sentuhan cabai.
Executive Chef Sean MacDougall menyiapkan 5 hidangan yang diracik bersama pilihan sambal berbeda. Uniknya, sambal tak hanya dipadukan dengan makanan Indonesia. Ada juga sentuhan barat yang disajikan bersama sambal dalam pop-up dining ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agnolotti with Bebek Betutu Filling and Bangka Belitung Mushroom Sauce menjadi hidangan selanjutnya. Paduan pasta, parmesan dan Sambal Hijau Bali terasa unik. Namun sambal pada kedua sajian ini tidak pedas.
Kemudian tamu disuguhkan hidangan utama Baked Barramundi with Bumbu Haut Merah dan Pumpkin Cenil. Ikan barramundi yang lembut begitu cocok dengan bumbu haut merah. Sajian ini disantap bersama Sambal Sere Tabia kecokelatan yang pedas menyengat. Memang semakin lama, citarasa sambal pada hidangan dibuat makin pedas.
Menu lainnya tak kalah menarik. Veal Cheek Rendang with Colored Rice and Crystalized Tempe. Daging rendang kaya rempah teksturnya empuk dengan rasa gurih dari sedikit lemak sapi muda yang dipakai. Hidangan ini dipadukan bersama Sambal Lado Ijo Ikan Teri yang sedap. Nasi dari beras merah dan hitam yang jadi pendamping, makin enak karena ada selipan kering tempe manis.
Makanan penutup pun tak lepas dari sambal. Dessert berupa Mango Crème Moulee with Crumbled Sambal, Calamansi Gel and Candied Young Mango. Pelengkapnya berupa Sambal Limau padat yang bercitarasa asam. Saat moulee manis yang dibuat dengan teknik Prancis disuap bersama sambal, rasanya jadi sedikit gurih dan asam. Tambahan gel dari lemon cui juga menambah sentuhan segar. Benar-benar pengalaman makan fantastis!
Pada santap malam ini, tamu juga dapat menikmati 5 jenis sake berbeda sebagai pendamping sajian. Semakin lama, kandungan alkohol dalam sake makin tinggi. Sake yang disajikan antara lain Shirakabegura MIO Sparkling Sake, Gekkeikan Nigori Sake, Koshinohana Katsurashimizo Junmai Daiginjo, Shirasinken Mogu Shocu dan Ikezo Sake Jelly – Berry.
Harga santap malam unik ini mulai dari Rp 1.200.000 net per orang dengan lima menu hidangan dan Rp 1.500.000 net termasuk sake.
Menurut Michael Soetantyo dari Life is Sweet baru kali ini mereka membuat pop up dinner bertema sambal. Ide untuk menunya sendiri merupakan hasil kolaborasi Life is Sweet dan Chef Sean Macdougall. Mereka mencoba memadukan sentuhan Asia dan Barat dalam hidangan makan malam.
Selama ini Life is Sweet memang sudah banyak mengadakan event kuliner dengan misi mengangkat warisan kuliner Nusantara. Dengan kegiatan seperti pop-up dinner, cooking class, private dinner dan food festival.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN