Bistro yang baru pindah lokasi dari daerah Senopati ke Foundry 8, Lot 8, SCBD ini memang sengaja mengusung konsep sebagai tempat berkumpul yang nyaman. Joseph Abud, sebagai Co-owner sekaligus Head of Chef Commune Bistro & Grill ingin menyampaikan pesan mendalam pada pengunjung.
“Hampir semua menu di Commune Bistro & Grill kami buat dengan inspirasi dan filosofi yang datang dari rekaman memori makanan yang sering kita makan di rumah. Karena itulah, menunya bernama 'comfort food'. Bahan makanan dan teknik memasaknya membuat kita teringat masakan yang telah terekam dalam memori,' demikian jelas Joseph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, menu-menu ini dibuat dari teknik masak dan bahan-bahan dengan perhitungan khusus. Misalnya saja, Miso Honey Salmon yang dimasak dengan menggunakan madu, saus tiram, dan sous-vide egg. Telur ini sangat spesial karena dimasak dengan suhu tetap, yaitu sekitar 64 derajat celcius selama 48 jam. Dengan teknik ini, putih telur akan matang diluar, bertekstur lembut dan tipis. Sedangkan, kuning telurnya setengah matang. Karenanya telur ini akan meleleh keluar ketika dibelah.
Lain lagi dengan Garlic Prawn. Hidangan dengan udang ini dimasak dengan saus salsa dan bumbu udang yang terinspirasi dari Udang Saus Padang. “Kami memadukan dua budaya yaitu dari saus dan bumbunya. Pertemuan kedua budaya dalam satu hidangan inilah yang membuat rice bowl kami menjadi unik.” jelas Joseph Abud.
Bistro yang menyediakan banquet dan catering ini juga membuat sendiri bahan makanan seperti saus dan bumbunya. “Kami hanya mengimpor salmon dan jamur shimeji. Selebihnya, kami buat sendiri. Kami ingin menyajikan makanan yang segar serta alami. “That's why kami mengusung One-Stop Honest Bistro. Apa yang kami sajikan dengan harganya sangat rasional karena hidangan disini tidak main-main membuatnya,” tegasnya.
Untuk makanan grilled, Commune juga menawarkan hal yang berbeda. Tempat makan yang menyediakan total 80 seat ini membakar daging dengan menggunakan arang batok kelapa.
“Saya sudah coba arang biasa, sudah coba grill modern, sudah coba macam-macam. Tetapi, kami mencoba mencari aroma yang akrab dengan seperti banyak satai tradisional yang lezat. Lalu kami pun menemukan bahwa arang batok kelapa bisa menimbulkan aroma itu.” kata kepala koki yang telah berpengalaman selama 4 tahun di bidang Food & Beverage ini.
Joseph Abud pun tak sendirian mengelola bistro ini. Ia ditemani sahabatnya Marcell Chandrawinata yang mengelola bistro ini dari segi bisnis. Dari mereka berdua lahir ide One-Stop Honest Bistro. Kisaran harga menu di Commune mulai dari Rp 55.000 sampai Rp 200.000.
Selain hidangan personal, Commune Bistro & Grill juga menyajikan banquet dan catering yang memungkinkan kita mengadakannya di dalam maupun di luar bistro. Mereka bisa mengakomodasi hingga 120 tamu dengan menu andalan yang spesial.
Jam buka bistro ini adalah pukul 11.00 hingga 23.00 pada hari kerja, dan pukul 11.00 sampai 01.30 pada saat akhir pekan. Untuk dapat mengenal Commune Bistro & Grill lebih banyak, Anda bisa mengunjungi sosial media mereka. Twitter: @communebistro, Instagram: @communebistro, dan Facebook: Commune Bistro & Grill.
(tan/odi)