Polisi Vietnam Selamatkan Ribuan Kucing Selundupan untuk Bahan Konsumsi

Maya Safira - detikFood Jumat, 30 Jan 2015 18:52 WIB
Foto: Getty Images // AFP Foto: Getty Images // AFP
Jakarta - Ribuan kucing yang akan jadi bahan konsumsi disita di Hanoi. Pada Kamis (29/1), polisi mengatakan kucing-kucing ini diselundupkan dari Tiongkok. Namun nasib kucing tersebut belum dapat dipastikan.

Menurut seorang petugas dari kantor polisi distrik Dong Da, truk berisi kucing hidup dengan total berat 3 ton ditemukan di ibukota Vietnam pada Selasa (27/1). Berdasarkan laporan AFP (29/1), foto dari situs media lokal menunjukkan kucing selundupan berhimpitan dalam puluhan peti bambu yang ditumpuk satu sama lain.

Supir truk mengatakan kepada polisi bahwa ia membeli kucing di timur laut provinsi Quang Ninh yang berbatasan dengan Tiongkok. Semua kucing bersumber dari negara tetangga Vietnam. Supir menambahkan bahwa keberadaan kucing untuk konsumsi di Hanoi, tanpa menyebut apakah hewan itu akan dijual ke restoran.

Petugas kepolisian mengatakan bahwa menurut hukum Vietnam terkait barang selundupan, semua kucing harus dimusnahkan. Akan tetapi polisi belum menentukan apa yang akan dilakukan pada kucing karena banyaknya jumlah hewan.

Sajian berbahan kucing memang semakin meningkat kepopulerannya di Vietnam. Padahal kucing yang dikenal secara lokal sebagai ​'​macan kecil​'​ ini, sudah resmi dilarang untuk ​di​konsumsi.

Vietnam sudah lama melarang konsumsi daging kucing sebagai usaha mendorong pemeliharaan hewan itu dan mengurangi populasi tikus. Sayangnya masih banyak restoran di Hanoi menyajikan daging kucing. Permintaan restoran membuat kucing terkadang diselundupkan dari Tiongkok, Thailand dan Laos.

Kucingpun jadi jarang terlihat berkeliaran di jalanan Hanoi. Kebanyakan pemilik kucing menjaganya tetap dalam rumah karena takut dicuri.

(msa/odi)