Hong Kong Musnahkan 15.000 Ayam Setelah Temukan Strain Virus Flu Burung

Hong Kong Musnahkan 15.000 Ayam Setelah Temukan Strain Virus Flu Burung

- detikFood
Minggu, 04 Jan 2015 13:28 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - ​Virus flu burung kembali terdeteksi. ​Keberadaan jejak virus flu burung ditemukan di Hong Kong baru-baru ini. Belasan ribu ayam pun dimusnahkan. Diduga virus tersebut berasal dari Tiongkok.
 
Pada Rabu (31/12), Hong Kong memulai pemusnahan 15.000 ayam akibat ditemukannya strain virus flu burung. Otoritas Hong Kong memusnahkan burung dengan memasukkannya dalam kantung hitam berisi karbon dioksida.
 
Pemerintah Hong Kong juga mengumumkan penangguhan impor unggas hidup dari Tiongkok. Sebab strain virus yang diidentifikasi sebagai H7 itu ditemukan dalam sekumpulan ayam hidup dari selatan Guangdong, Tiongkok.
 
Menurut Sekretaris Makanan dan Kesehatan Hong Kong, Ko Wing Man, unggas yang terinfeksi flu burung H7 diimpor dari sebuah peternakan di Huizhou berbatasan dengan Hong Kong.
 
“Departemen akan melakukan inspeksi serta mengumpulkan sampel tambahan dari 29 peternakan ayam hidup terdaftar di Hong Kong untuk memastikan mereka tidak terinfeksi influenza H7,” tutur Ko seperti dilansir dari Reuters (31/12/2014).
 
Pasar unggas dimana virus pertama ditemukan pun akan ditutup selama 21 hari untuk pembersihan dan desinfeksi.
 
Hong Kong beberapa waktu lalu mengkonfirmasi kasus flu burung mematikan pertama pada musim dingin ini. Menurut laporan Reuters, seorang wanita sakit kritis dengan jejak strain flu burung H7N9. Diduga ia terinfeksi saat berkunjung ke selatan Shenzhen dan mengonsumsi ayam di sana.
 
Sebelumnya pada Januari tahun lalu, Hong Kong sempat memusnahkan 20.000 unggas dikarenakan ayam asal Tiongkok daratan terinfeksi virus H7N9. Tiongkok sendiri telah memiliki masalah dengan flu burung selama beberapa tahun terakhir. Infeksi flu burung baru, cenderung muncul pada musim dingin.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads