Marche, restoran Prancis bekerja sama dengan Die Brucke. Yayasan Sosial Jembatan Jerman Indonesia pertama kali didirikan tahun 1976. Organisasi ini mempunyai banyak program kegiatan sosial dan acara amal untuk anak- anak dan orang tua tunggal.
Tahun ini, Die Brucke kembali mengadakan Christmas Bazaar untuk membantu anak cacat, penderita kanker, hingga single mother. Dalam rangka menyambut Bazaar tersebut, Die Brucke bekerjasama dengan Marche untuk membuat Stollen pada Selasa (25/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stollen pertama kali diciptakan di Saxony, Jerman pada abad ke 14. Pada musim Advent menjelang Natal, para pembuat roti dilarang menggunakan mentega sehingga tekstur Stollen sangat keras dan cenderung hambar. Pada abad ke 15 baru mentega diperbolehkan ditambahkan dalam adonan Stollen.
“Untuk pembuatannya, adonan tepung terigu dicampur dengan ragi lalu didiamkan selama 1 hari. Setelah itu baru dicampurkan dengan zitronat, kayu manis, dan kismis yang telah direndam dalam rum,” tutur Katarina selaku perwakilan dari Die Brucke dalam demo pembuatan Stollen.
Perlahan adonan dengan berat 550 gram diuleni dengan tangan, dengan rolling pin bagian tengah kue dibuat menjadi cekung lalu sisi kiri adonan mulai ditimpa d iatas sisi kanan. Setelah dibentuk, stollen pun dipanggang dengan suhu 200 derajat celcius selama 45 menit. Saat matang tinggal dilumuri mentega cair dan ditaburi bubuk gula agar lebih cantik.
“Biasanya stollen dibuat setengah bulan sebelum Natal, stollen yang matang dan diberi gula bubuk dilapisi plastik dan disimpan. Saat kondisi dingin, justru rempah kue semakin terasa dan teksturnya lembut,” tutur Lani dari Die Brucke.
Stollen pun biasanya dikonsumsi bersama dengan teh dan kopi untuk camilan sore bersama keluarga. Walau dibuat pada bulan Desember, ternyata Stollen adalah kue dengan masa simpan beberapa bulan, bisa dikonsumsi hingga Maret atau April.
Stollen lezat ini tidak tersedia di Marche karena akan dijual di Christmas Bazaar yang akan diadakan di Hotel Aryaduta pada Sabtu (29/11/2014). Satu Stollen akan dijual Rp 150.000. Selain kue Natal, Bazaar ini juga akan menyajikan berbagai kue dan hidangan khas Jerman lainnya.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN