Pengunjung bisa menikmati burger atau nugget dari ulat. Makanan dengan citarasa lezat ini diperkenalkan pada bulan Oktober bahkan sudah dimasukkan ke dalam menu makanan. Rencananya akan dihidangkan selama dua hingga tiga minggu.
Namun hal ini bukanlah hal yang baru. Karena Belgia i menjadi negara pertama yang disetujui untuk menjual produk berbahan dasar serangga sejak tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengonsumsi serangga adalah alternatif yang mulai dilazimkan sejak beberapa waktu lalu. Tapi Belgia menjadi negara pertama di EU (Europe Union) yang diizinkan menjual produk makanan berbahan dasar serangga.
Menurut laporan yang dilansir dari Food and Agricultural Organization (FAO) PBB, serangga merupakan sumber protein yang baik serta menyehatkan. Hewan tersebut juga merupakan alternatif makanan bergizi. Kandungan gizinya sama dengan daging ayam, ikan, bahkan daging sapi.
Mengonsumsi serangga juga bermanfaat bagi lingkungan. Serangga melepaskan gas rumah kaca yang lebih sedikit dibanding hewan ternak, bahkan memelihara serangga tidak memerlukan lahan yang luas. Akan lebih mudah memelihara serangga dibandingkan hewan ternak.
Memang butuh beberapa waktu untuk meyakinkan konsumen tentang konsumsi makanan berbahan dasar serangga. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ghent University mengungkapkan jika food neophobia, atau ketakutan terhadap makanan baru menjadi faktor utama orang berhenti mengonsumsi serangga.
Secara Resmi Kantin di Belgia Ini Menjual Makanan dari Serangga
Serangga kini menjadi alternatif pangan bernutrisi. Sebuah kantin universitas di Brussel, Belgia membuat menu baru yang menarik dengan memanfaatkan serangga sebagai bahan utamanya. Kantin ini menjadi kantin pertama yang menyediakan makanan serangga yang unik.
Serangga kini menjadi alternatif pangan bernutrisi. Sebuah kantin universitas di Brussel, Belgia membuat menu baru yang menarik dengan memanfaatkan serangga sebagai bahan utamanya. Kantin ini menjadi kantin pertama yang menyediakan makanan serangga yang unik.
Pengunjung bisa menikmati burger atau nugget dari ulat. Makanan dengan citarasa lezat ini diperkenalkan pada bulan Oktober bahkan sudah dimasukkan ke dalam menu makanan. Rencananya akan dihidangkan selama dua hingga tiga minggu.
Namun hal ini bukanlah hal yang baru. Karena Belgia i menjadi negara pertama yang disetujui untuk menjual produk berbahan dasar serangga sejak tahun lalu.
Pada bulan September, supermarket di Belgia mulai menjual produk berbahan serangga yang populer disebut creepy-crawlies. Pengunjung di kota Delhaize boleh membeli tomat atau wortel yang mengandung larva dan dijual seharga empat hingga enam sen per buah.
Mengonsumsi serangga adalah alternatif yang mulai dilazimkan sejak beberapa waktu lalu. Tapi Belgia menjadi negara pertama di EU (Europe Union) yang diizinkan menjual produk makanan berbahan dasar serangga.
Menurut laporan yang dilansir dari Food and Agricultural Organization (FAO) PBB, serangga merupakan sumber protein yang baik serta menyehatkan. Hewan tersebut juga merupakan alternatif makanan bergizi. Kandungan gizinya sama dengan daging ayam, ikan, bahkan daging sapi.
Mengonsumsi serangga juga bermanfaat bagi lingkungan. Serangga melepaskan gas rumah kaca yang lebih sedikit dibanding hewan ternak, bahkan memelihara serangga tidak memerlukan lahan yang luas. Akan lebih mudah memelihara serangga dibandingkan hewan ternak.
Memang butuh beberapa waktu untuk meyakinkan konsumen tentang konsumsi makanan berbahan dasar serangga. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ghent University mengungkapkan jika food neophobia, atau ketakutan terhadap makanan baru menjadi faktor utama orang berhenti mengonsumsi serangga.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN