Jollof Rice atau Benachin mempunyai arti 'satu panci' dalam bahasa Wolof. Hidangan ini sangat populer diAfrika barat seperti Nigeria, Togo, Ghana, dan Liberia. Hidangan nasi ini diracik dengan beras, tomat, pasta tomat, bawang bombay, garam, pala, jahe, cabai, sayuran, dan daging. Bumbu ini menjadikan hidangan Jollof berwarna oranye kemerahan.
Hidangan yang telah menjadi identitas kuliner negara tersebut dimodifikasi oleh Jamie Oliver. Resep yang ditampilkan dalam website jamieoliver (21/06/2014) tersebut memakai suwiran ayam, bubuk ketumbar, tomat cherry utuh, dan cengkeh. Walau dikeluarkan berbulan- bulan lalu, masyarakat baru menyadari kesalahan resep tersebut minggu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resep berjudul Ghana: Jamie's Jollof Rice Recipe menarik lebih dari 4.500 komentar yang sebagian besar berasal dari masyarakat Afrika. Dalam 24 jam pengguna Twitter ikut dalam debat menggunakan hashtag #jollofgate dan #jollof.
“Banyak orang terkejut bahwa resep ini sangat berbeda dari resep aslinya,” tutur penulis blog Motley Musing. Dalam tulisannya ia menyatakan masyarakat Afrika sangat serius menanggapi hidangan tradisional mereka, walaupun Jamie menegaskan dalam resepnya ia tahu ada banyak versi Jollof rice.
Dengan pembuatan resep ini, Jamie telah meningkatkan pemaparan hidangan Jollof ke masyarakat dimana hal tersebut bisa memicu masalah lebih besar. Vera Kwakofi dari BBC Afrika menyatakan lima tahun ke depan versi Jamie Oliver malah akan lebih populer dibanding versi tradisional dari Afrika.
Ini bukan pertama kalinya pengguna media sosial menggunjingkan resep nasi Jollof. Juni lalu, jaringan supermarket Tesco menghilanglkan resep nasi Jollof dari websitenya setelah mendapatkan kecaman di Twitter mengenai versi resep tersebut tidak sesuasi dengan aslinya.
“Kami tidak mempunyai maksud untuk menghina siapapun karena itu resep yang ditampilkan dalam Jamie Magazine Website dideskripsikan sebagai Jamie's Twist pada hidangan nasi Jollof,” tutur juru bicara Jamie Oliver
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN