Aneh, Pemilik Resto Ini Justru Ajak Pelanggan Tulis Ulasan Negatif

Aneh, Pemilik Resto Ini Justru Ajak Pelanggan Tulis Ulasan Negatif

- detikFood
Minggu, 05 Okt 2014 09:48 WIB
Foto: Yelp!
Jakarta - Restoran manapun pasti ingin mendapat banyak ulasan positif dari pelanggannya. Namun, sebuah restoran di California ini justru sebaliknya. Pemiliknya malah mengajak orang-orang menulis ulasan negatif tentang restorannya secara online!

Dua tahun lalu, Davide Cerretini dan Michele Massimo membeli beberapa ruang iklan di situs ulasan restoran Yelp! untuk mempromosikan restoran Italia mereka, Botto Bistro. Menurut keduanya, mereka menyerah setelah ditelepon terus-menerus oleh staf penjualan iklan situs tersebut.

Namun, karena tak puas dengan hasilnya, restoran ini mencopot iklannya beberapa bulan kemudian. Cerretini dan Massimo lalu berusaha menghapus nama restorannya di Yelp!. Mereka kesal, situs tersebut bisa menghasilkan uang dari pesaing yang membeli iklan yang muncul di halaman Botto Bistro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Yelp! mengatakan bahwa menghilangkan restoran dari daftar melanggar peraturan. Menurut laporan keuangan terbarunya, iklan lokal menyumbang 85% dari pendapatan perusahaan ini.

"Jika pengunjung situs mencari restoran Italia di Yelp!, kami memberikan 10 restoran Italia teratas berdasarkan ulasan. Kami akan menjual iklan ke bisnis serupa yang ingin dipertimbangkan," jelas Vince Sollitto, Kepala Komunikasi Yelp!.

Alih-alih mematuhi aturan Yelp!, enam bulan lalu Cerretini memutuskan melakukan aksi publisitas dengan menyabotase perusahaannya sendiri. Ia menawarkan diskon pizza 25% bagi pelanggan yang menulis ulasan negatif tentang restorannya.

"Kami berjanji kepada pelanggan setia kami bahwa kami akan jadi restoran terburuk di Yelp!, dan kini sudah terwujud," tulis Botto Bistro di websitenya.

Trik ini berjalan sesuai rencana ketika website Radio Free Richmond mengangkat hal ini. Ceritapun tersebar ke mana-mana dan ulasan-ulasan negatif mulai memenuhi halaman Botto Bistro di Yelp!.

Saat ini restoran tersebut memiliki lebih dari 1.000 ulasan 1 bintang (dari skala 5 bintang). Angka ini belum termasuk ulasan yang dihapus Yelp! karena melanggar ketentuan.

Ia menghentikan penawaran tersebut pada Minggu (21/09/2014), mencetak screen shot rating 1 bintangnya, dan menaruhnya di meja. "Saya memanfaatkan mereka seperti mereka memanfaatkan saya," tegas Cerretini.

Hanya sedikit pelanggan yang memanfaatkan penawaran diskon tersebut. Namun, aksi publisitas yang murah ini justru membawa berkah bagi Botto Bistro. Menurut Cerretini, ia sampai harus mempekerjakan lima orang staf baru untuk menangani restoran yang ramai.

Yelp! membela diri dengan mengatakan bahwa halaman Botto Bistro tetap berada di atas, tak peduli seberapa banyak orang-orang menulis ulasan negatif dan menyabotasenya. Situs ini sedang mempertimbangkan memasukkan Botto Bistro ke dalam daftar ulasan palsu untuk diwaspadai pelanggan.

Cerrerini tak peduli. "Bisnis saya tak perlu membuktikan apapun, ke siapapun," tegasnya kepada CNN (24/09/2014).

Meski jadi situs ulasan restoran paling terkemuka di beberapa negara, Yelp! beberapa kali mengalami konflik dengan para pengusaha restoran. Sebanyak 16 ulasan tempat makan di situs tersebut diketahui palsu alias ditulis sendiri oleh pemilik restoran. Beberapa pebisnis juga merasa ulasan restorannya tak adil dan menuduh Yelp! memanipulasi ulasan.

Ulasan online terbukti berdampak besar bagi restoran. Karena itu, ribuan chef Prancis menandatangani petisi menolak ulasan negatif di internet.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads