Cooking class yang digelar Sabtu (13/09/2014) sedikit berbeda. Karena diawali dengan makan siang. Karenanya nyaris semua perserta sudah ada di Rosso Italian Restaurant Hotel Shangri-La Jakarta.
Empat jenis pasta resep andalan sang Executive sous chef Paolo Gionfriddo disajikan hangat untuk makan siang. Seperti salad pasta Orecchiette, Ravioli ricotta and spinach, Risotto with seafood, dan Gnocchi with lamb ragout.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasta yang dipakai adalah pasta berbentuk kuping atau daun telinga yang bundar berlekuk dan kenyal lembut.βBeragam jenis pasta pendek seperti penne dan fussili bisa dipakai sebagai pengganti pasta ini,β jelas chef Paolo.
Salad yang segar ini tak sulit dibuat. Karena disjaikan dingin, setelah pasta dingin barulah dicampur dengan olive hitam, kacang polong, daun basil, keju parmesan. Agar lebih enak rasanya sangat chef meracik green peas cream sebagai sausnya. Wah, saladpun tampil hijau segar dan cantik.
Rahasia enaknya ravioli, pasata dengan isian ternyata terletak pada pemakaian tepung semolina. Jenis yang dipakai chef Paoloa dalah semolina kuning. Dengan cekatan adonan kulit ravioli diaduk dan digilas dengan mesin pasta.
βSebaiknya buat adonan sehari sebelumnya agar cukup waktu untuk βistirahatβ. Adonan akan lebih lembut dan lentur saat dibentuk,β tutur chef membagikan triknya. Trik mengisi ravioli dengan piping bag juga diperagakan.
Wah, dalam sekejap bulatan ravioli siap direbus. Saus mentega yang wangipun sudah disiapkan. Tentu saja taburan keju parmesan Parmagiano Regiano membuat aromanya makin gurih wangi.
Risotto, sajian nasi khas Italia juga diungkap pembuatannya oleh chef Paolo. Kalau biasanya risotto dibuat dengan campuran susu atau krim segar, maka dengan gaya Sicillia chef Paolo membuat dengan campuran seafood dan kaldu seafood.
βBeras yang dipakai jenis Carnaroli yang butirannya agak panjang. Beras ini tidak mudah hancur saat dimasak. Jenis yang butiran pendek, Arborio bisa juga dipakai,β demikian tips dari chef Paolo.
Gaya memasak risotto chef Paolo juga berbeda. Kaldu ditambahkan bertahap sehingga beras matang perlahan. Demikian juga seafood tak dimasukkan sekaligus pada tahap pertama tetapi di tahap akhir. βKarena jika terlalu lama dimasak seafood akan liat,β ini alas an chef Paolo.
Sebagai resep terakhir, Gnocchi, pasta dengan campuran kentang lumat diperagakan sang chef. Rupanya adonan pasta ini juga tak sulit diaduk apalagi membentuknya cukup digiling silinder dan dipotong kecil lalu direbus.
Yang perlu ketelitian justru Lamb ragout. Irisan kecil daging paha kambing yang dibumbui dengan tomat, thyme dan rosemary wangi.Sentuhan akhirnya, serutan halus kulit jeruk navel.
βDaging lebih baik ditaburi tepung dan di-pan fried karena jus dan protein akan terkunci dalam daging sehingga tidak kering. Baru kemudian dimasukkan ke dalam ragout,β tambah Chef Paolo.
Menjelang pukul 15.00 kurang ternyata keempat hidangan sudah selesai dibuat. Pesertapun mengajak chef berdiskusi, bertanya jawab dan pastinya foto narsis bareng chef. Apalagi chef yang satu ini ramah dan sabar.
Beberapa peserta yang beruntung, membawa pulang juga voucher makan dari Shangri-la Jakarta. Belum kebagian tiket cooking class? Pantau terus detikfood untuk mendapatkan tiketnya. Sampai jumpa di cooking class bulan depan!
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN