Gara-gara Bunuh dan Konsumsi Anjing, Chef Prancis Ini Ditangkap Polisi

Gara-gara Bunuh dan Konsumsi Anjing, Chef Prancis Ini Ditangkap Polisi

- detikFood
Sabtu, 06 Sep 2014 13:27 WIB
gettyimages
Jakarta -

Daging anjing menjadi santapan yang disukai di beberapa negara. Namun hal ini tidak berlaku di Paris. Seorang chef Prancis baru-baru ini ditangkap karena membunuh dan memasak anjing di apartemennya.

Chef berusia 25 tahun yang bekerja di pinggiran Paris dituduh membunuh dua ekor anjing dan kemudian memakannya. Chef yang tidak dipublikasikan namanya ini juga menghadapi tuduhan kekejaman terhadap hewan. Sejak itu ia dipaksa masuk ke rumah sakit jiwa Paul-Guiraud oleh pihak berwenang. Dokter rumah sakit akan menentukan apakah sang chef sehat secara mental untuk diadili.

Penangkapan terjadi setelah penjaga apartemen di wilayah Krelim-Bicetre menemukan potongan tubuh anjing German Shepherd dalam kantong plastik pada Februari 2013. Dua minggu kemudian ia menemukan kembali bagian tubuh anjing Border Collie berusia delapan bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua autopsi pada anjing menegaskan bahwa hewan tersebut dipotong-potong saat masih hidup. Pembantaian binatang ini dilakukan dengan rapi. Beberapa bagian tubuh digunakan sebagai daging pada masakan.

"Autopsi meninggalkan sedikit keraguan tentang alasan pemotongan. Seseorang yang tidak sengaja menyerang anjing tak akan melakukan cara seperti itu," tutur Stephane Lamart, presiden asosiasi hak-hak binatang Prancis, seperti dilansir dari The Local (03/09/2014).

Berkat microchip pada hewan, polisi dapat menemukan nama anjing dan melacak pemilik sebelumnya. Salah satu pemilik menegaskan bahwa ia telah menjual anjing itu pada seorang pria melalui internet. Rincian kontak dari pria yang membeli anjing ternyata palsu.

Prancis pada dasarnya tidak menganggap konsumsi daging anjing sebagai kejahatan. Akan tetapi penyembelihan hewan tersebut diatur secara ketat.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads