Forage yang telah resmi diluncurkan Juli lalu, menawarkan bahan makanan dan resep dari restoran populer. Tujuan mereka adalah membuat koki amatir mampu memasak makanan seenak buatan chef restoran hanya dalam waktu kurang dari 20 menit.
Layanan ini bekerjasama dengan chef dari restoran Hapa Ramen, Alta, Souvla, Dosa South Indian Cuisine dan lainnya. Tim dari Forage mengumpulkan beberapa resep restoran tersebut kemudian mencari bahan yang tepat untuk memasaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun konsumen tidak bisa memilih menu pesanannya. Sebab tiap minggu Forage memiliki tema makanan tertentu seperti makanan India Selatan, Yunani atau Eropa Timur. Tema makanan akan dipilih oleh tim dari editorial Forage dan chef kepala Stephen Beaumier yang sebelumnya bekerja di Noma.
Meski begitu, konsumen tetap dapat merekomendasikan menu restoran yang mereka inginkan dalam situs Forage. Nantinya Forage berusaha mendapatkan akses resep dari restoran itu.
Forage sendiri dibentuk oleh Emily LaFave, Rob LaFave dan Josh Fraser. Ide layanan ini muncul dari latar belakang Emily yang bekerja di dapur restoran dan sekolah kuliner. Emily mengatakan saat bekerja, ia dan rekannya bisa memasak apapun dalam waktu kurang dari 20 menit.
"Saya percaya banyak orang akan membangun keterampilan memasaknya dengan berada di dapur dan memasak tiap minggu, bukan melalui program kuliner seperti kebanyakan profesional. Anda dapat belajar sesuatu bahkan hanya dengan waktu 20 menit," tutur Emily seperti dilansir dari Tech Crunch (31/07/2014).
Layanan makanan dari Forage dihargai $60 (705.000) per minggu untuk empat porsi makan. Adapun satu porsinya dijual seharga $15 (Rp 176.000).
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN