Kemarin (28/7) beberapa jenis menu favorit di gerai-gerai McDonald's tidak lagi bisa dipesan. Menyusul kasus daging sapi kadaluarsa, beragam jenis produk daging tak lagi disajikan. Kecuali kentang goreng,pie dan es krim
Menurut pantauan CNN (28/07) di gerai McDonald's Beijing tidak ada lagi menu burger dan ayam. Mereka hanya menawarkan pie, french fries dan hash brown serta es krim.
'Beberapa restoran di luar Tiongkok bisa jadi kekurangan stok beberapa jenis produk. Kami minta maaf tak bisa mememnuhi pesanan pelanggan dan kami harap mereka mengerti keadaan kami,' demikian penjelasan pihak McDonald's.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pihak Shanghai Husi dari OSI Group di Illinois, mereka akan menghentikan penjualan dan menarik semua jenis makanan yang diproses di pabrik mereka di Shangai. Meskipun tak dijelaskan berapa jumlah makanan yang akan ditarik.
Mereka juga melakukan investigasi internal dan membentuk manajemen baru. Sementara itu juga menjalin kerjasama dengan pemerintah setempat yang menganjurkan penutupan pabrik menyusul ditangkapnya 5 orang tersangka.
Skandal ini dimulai ketika televisi Tiongkok menayangkan pegawai Husi Sanghai membawa daging kadaluarsa dan busuk dengan tangan telanjang. Pekerja juga terlihat mengambil daging yang sudah terjatuh di lantai dan mengolahnya.
Jalur distribusi Husi meliput beberapa negara Asia. Sebagian besar dari mereka sudah mengkahiri kerja sama dengan Husi dan berhenti menjual produk mereka. Beberapa jaringan resto global yang terkena imbas kasus ini antara lain, Yum Brands (pemilik produk KFC dab Pizza Hut), Burger King, Papa John's dan Starbucks.
Menurut rencana jaringan perusahaan fast food Amerika akan mengalihkan produksi ke pabrik Husi di Hebei, sebelum dipindahkan seluruhnya ke Henan. Skandal ini memaksa McDonals.s menarik menu makanan di Tiongkok, Jepang dan HongKong.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN