Jelang Piala Dunia, Harga-harga Makanan di Brazil Meroket

Kuliner Piala Dunia

Jelang Piala Dunia, Harga-harga Makanan di Brazil Meroket

- detikFood
Rabu, 11 Jun 2014 10:01 WIB
Foto: Getty Images
Rio de Janeiro -

Mampu membeli tiket pertandingan Piala Dunia di Brazil? Pastikan Anda juga sanggup menanggung biaya hidup selama menginap di sana. Mulai dari minuman sampai hotel, semua harga meroket menjelang perhelatan akbar ini.

Brazil memiliki beberapa restoran dan hotel termahal di dunia. Namun, harga-harga yang sudah mahal tersebut naik lagi menjelang pembukaan Piala Dunia 2014. Bir seharga $1 (Rp 11.800) di pinggir pantai? Tak ada lagi. Anda malah akan menemukan caipirinha seharga $10 (Rp 118.000), cheeseburger seharga $17 (Rp 201.000), dan pepperoni pizza seharga $35 (Rp 413.000).

Bahkan, Dimitar Bogdanov dan Simeon Vassilev, pasangan asal Hungaria yang mengunjungi Rio de Janeiro untuk pertama kalinya awal tahun ini, membayar $100 (Rp 1,2 juta) demi seporsi risotto di salah satu restoran mewah di kota tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merekapun memutuskan untuk menyelinginya dengan bersantap di tempat yang lebih sederhana. Mereka menghabiskan $30 (Rp 354.000) di tempat yang menawarkan hidangan prasmanan, di mana pelanggan membayar berdasarkan berat makanan yang mereka ambil.

"Beberapa barang terlalu mahal, namun beberapa barang lain murah dibanding di Eropa," kata Bogdanov. Ia menyarankan turis memborong sandal Havaianas yang bisa dijual $24 (Rp 284.000) di luar negeri, namun di Brazil hanya $8 (Rp 95.000).

Harga-harga di Sao Paulopun tak kalah mahal. Di kota yang dikelilingi beberapa perkebunan kopi terbesar di Brazil ini, harga espresso bisa mencapai dua kali lipat harga di Lisbon, Portugal.

"Aneh. Kita sedang membicarakan sebuah negara penghasil kopi dan sebuah negara lain yang mengimpor kopi," kata Paulo Duarte, konsultan farmasi yang membagi waktu di kedua kota tersebut, kepada Reuters.

Belum lagi harga hotelnya. Rata-rata hotel di Sao Paulo memasang tarif 621 real Brazil (Rp 3,3 juta) untuk menginap di tanggal 12 Juni atau hari pembukaan Piala Dunia. Sementara itu, tarif rata-rata hotel di Rio di Janeiro pada 13 Juli atau malam final adalah 816 real Brazil (Rp 4,3 juta).

Tiket penerbangan satu arah dari Rio de Janeiro ke Sao Paulo yang hanya memakan waktu 50 menit dijual dengan harga 549-1.130 real Brazil (Rp 2,9-6 juta). Bandingkan dengan penerbangan 80 menit dari New York ke Washington DC yang dapat dinikmati dengan membayar $167 (Rp 2 juta).

Tingginya harga-harga ini bukanlah hal baru di Brazil. Istilah 'Custo Brasil' menunjukkan bahwa kombinasi beragam pajak, bea impor, birokrasi, dan infrastruktur yang buruk di Brazil membuat barang-barang yang diproduksi di sini 30% lebih mahal daripada di luar negeri.

Belum lagi sejarah ketidakstabilan ekonomi dan tingginya inflasi yang pernah dialami Brazil. Bahkan, Sao Paulo menempati posisi ke-19 kota termahal di dunia, sementara Rio de Janeiro ada di 30 besar.

"Semua yang Anda beli di Brazil akan lebih mahal daripada di Eropa dan Amerika Serikat, tapi mutunya lebih buruk," kata Rafael Alcadipani, profesor administrasi bisnis di Getulio Vargas Foundation.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads