Ribuan Makanan Berbahaya dari Berbagai Negara Dikirim ke Inggris

Ribuan Makanan Berbahaya dari Berbagai Negara Dikirim ke Inggris

- detikFood
Kamis, 08 Mei 2014 17:04 WIB
Foto: Getty Images // Alamy
Jakarta - Ribuan bahan makanan berbahaya diekspor ke Inggris dari berbagai negara. Jamur dengan kandungan radioaktif, ikan swordfish beracun, dan minuman energi bercampur arsenik masuk di antara makanan tersebut.

Kasus lain yang dilaporkan adalah bir Prancis berisi kepingan kaca, potongan plastik dalam biskuit Bulgaria, dan kiriman beras basmati dari Pakistan yang terkena hama kumbang. Ada juga bangkai kambing dari Argentina berlapis kotoran. Juga mangga dengan kadar timbal tinggi serta zaitun Italia mengandung Clostridium botulinum yaitu bakteri berpotensi mematikan penyebab penyakit langka botulisme.

Sejak tahun 2008 pemerintah Inggris melaporkan lebih dari dua ribu kasus makanan dengan resiko berbahaya bagi kesehatan manusia dikirim ke Inggris. Jumlah peringatan yang dikeluarkan Rapid Alert System for Food and Feed (RASFF), bagian dari European Commission, menempatkan Inggris sebagai target teratas importir nakal di Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara dari Foods Standards Agency menyebutkan tingginya jumlah peringatan dapat disebabkan dari volume impor yang masuk melalui pelabuhan di Inggris. Kebanyakan kiriman tersebut terdeteksi di perbatasan oleh inspektur kesehatan. Namun beberapa makanan berbahaya dijual di toko bahan makanan dan restoran sehingga hanya terdeteksi saat ada konsumen yang sakit.

Profesor Chris Elliot yang memimpin kajian independen dalam skandal daging kuda tahun lalu, mengatakan bahwa tingginya penemuan barang berbahaya karena Inggris memiliki salah satu sistem pemantauan terbaik di Eropa.

"Saya senang bahwa ada orang di luar sana yang melakukan pemantauan. Karena tanpa mereka lebih banyak makanan berbahaya yang masuk ke jaringan makanan," sebut Elliot seperti dilansir dari The Telegraph (06/05/2014).

Menurut data dari RASFF, sejauh ini Tiongkok merupakan pelanggar paling buruk di dunia. Tiongkok telah mengekspor lebih dari 1600 makanan yang dicurigai berbahaya ke European Union selama tiga tahun terakhir.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads