"Setelah berbulan-bulan latihan, adalah sebuah kehormatan bisa memenangkan Asian Pastry Cup. Kami gembira bisa mewakili Asia di World Pastry Cup dan kami akan bekerja keras agar tak mengecewakan," ujar Chef Chiam Ko Seen, ketua tim Malaysia, lewat press release yang diterima Detikfood (11/04/2014).
Gabriel Paillasson, pendiri sekaligus presiden World Pastry Cup, mengaku terkesan dengan bakat yang semakin berkembang di Asia. Menurutnya, tim dari wilayah ini kembali melebihi ekspektasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di World Pastry Cup, tim Malaysia akan membuat empat karya pastry selama delapan jam yang menegangkan. Tim Singapura dan Australia yang berada di posisi dua dan tiga juga akan bergabung dengan tim Malaysia di kejuaraan pastry dunia tersebut.
Karena Singapura adalah salah satu negara di dunia yang secara otomatis terpilih untuk World Pastry Cup, untuk pertama kalinya dua tim lain, yakni Filipina dan Tiongkok, memperoleh 'Lyon Passport'. Dengan demikian, mereka juga bisa hadir di acara tersebut.
Asian Pastry Cup 2014 diselenggarakan pada 9-10 April 2014 di Singapura. Kejuaraan pastry terkemuka di Asia ini diikuti oleh tim dari Tiongkok, Australia, Singapura, Indonesia, Vietnam, Sri Lanka, India, Malaysia, dan Filipina.
Tiap tim yang terdiri dari chef profesional harus menciptakan sebuah karya berbahan cokelat, sebuah karya berbahan gula, 20 dessert di piring, dan dua cake cokelat klasik. Semuanya harus selesai dalam waktu delapan dan disaksikan langsung oleh penonton dan juri.
Berikut daftar lengkap pemenangnya:
Juara 1: Malaysia
Juara 2: Singapura
Juara 3: Australia
Lyon Passport: Tiongkok dan Filipina
Most Promising: Sri Lanka
Best Sugar Showpiece: Tiongkok
Best Chocolate Cake: Australia
Best Chocolate Showpiece: Singapura
Best Plated Dessert: Malaysia
Team Spirit: Vietnam
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN