Warung Tradisional Lebih Digemari daripada Restoran Cepat Saji

Detikfood Reader's Choice

Warung Tradisional Lebih Digemari daripada Restoran Cepat Saji

Fitria Rahmadianti - detikFood
Selasa, 28 Jan 2014 17:58 WIB
Warung Tradisional Lebih Digemari daripada Restoran Cepat Saji
Foto: Thinkstock
Jakarta - Bersantap di luar rumah selain untuk kebutuhan, kini juga telah berkembang menjadi gaya hidup. Beragam jenis tempat makan tersedia, mulai dari warung sederhana sampai restoran mewah. Menunyapun sangat beragam.

Detikfood menggelar Reader's Choice 2013 untuk mengetahui kebiasaan makan di luar rumah para pembaca setia kami. Inilah hasil survei yang diikuti 2.857 responden:

1. Frekuensi makan di luar

Foto: Thinkstock
Menanggapi pertanyaan 'Seberapa sering makan di luar rumah?', paling banyak (43%) responden menjawab dua kali seminggu. Terbanyak kedua adalah jawaban satu kali seminggu (33%), disusul oleh sekali sebulan (14%) dan dua kali sebulan (9%).

2. Jenis tempat makan

Foto: Thinkstock
Ternyata, 43% pembaca Detikfood lebih suka bersantap di tempat makan sekelas warung. Namun, yang memilih restoran juga cukup banyak, yakni 40%. Kafe paling sedikit dikunjungi pembaca Detikfood, yakni 17%.

3. Jenis makanan

Foto: Thinkstock
Terutama di kota-kota besar, menu mancanegara kini mudah didapatkan. Namun, hal ini tak membuat selera orang Indonesia berpindah dari sajian tradisional (61%). Hidangan Asia menempati posisi kedua (20%). Makanan cepat saji disukai oleh 16% pembaca, sedangkan sajian a la Eropa ada di peringkat buntut (4%).

4. Menu favorit

Foto: Thinkstock
Saat bersantap di luar, menu ayam paling banyak difavoritkan (45%). Seafood menjadi pilihan kedua terbanyak (23%), diikuti dengan sayuran (17%). Daging tak begitu disukai (12%), apalagi kue-kue (2%).

5. Biaya makan

Foto: Thinkstock
Berapa besar uang yang dikeluarkan untuk makan per kepala? Sebagian besar (57%) pembaca menjawab kurang dari Rp 50.000. Persentasenyapun semakin menurun seiring meningkatnya biaya makan, yakni 35% (Rp 50.000-100.000), 6% (Rp 100.000-300.000), dan 3% (lebih dari Rp 300.000).

6. Kesimpulan

Foto: Thinkstock
Dari hasil survei tersebut, tampak bahwa makan di luar adalah hal yang cukup sering dilakukan. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh kurangnya waktu untuk memasak karena kesibukan sehari-hari.

Persentase warung dan restoran sebagai tempat makan yang dipilih pembaca jauh lebih besar dibanding kafe. Hal ini sesuai dengan minimnya responden yang memesan kue saat bersantap di luar. Ternyata, mereka lebih suka menyantap menu tradisional dengan harga terjangkau di warung.

Ayam masih menjadi menu paling favorit. Mungkin karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan daging, juga karena ayam sudah menjadi bagian dari comfort food orang Indonesia.
Halaman 2 dari 7
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads