Kasus Alergi Makanan di Amerika Mendapat Perhatian Obama

Kasus Alergi Makanan di Amerika Mendapat Perhatian Obama

- detikFood
Kamis, 14 Nov 2013 13:50 WIB
Foto: Wikipedia
Jakarta - Penderita alergi makanan semakin banyak di Amerika. Setelah kematian 2 gadis di Illinois dan Virginia, Presiden Obama menandatangani kebijakan yang bantuan keuangan bagi sekolah untuk menyediakan obat alergi.

Seperti dikabarkan ABC News (14/11/2013), Obama mengatakan, “Langkah ini adalah sesuatu yang akan menyelamatkan nyawa anak-anak.” Obama menambahkan, putrinya yang bernama Malia juga memiliki alergi kacang.

Sebelumnya, pemerintah AS telah menerbitkan pedoman bagi sekolah-sekolah mengenai bagaimana melindungi anak-anak yang memiliki alergi makanan. Pedoman yang dibagikan gratis ini meminta sekolah untuk membatasi aneka makanan yang menyebabkan reaksi alergi sekaligus menyediakan epinefrin sebagai pertolongan pertama untuk reaksi alergi parah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Semua usaha ini bergerak ke arah yang sama untuk mematuhi misi kami, yaitu menjaga anak-anak agar aman, termasuk saat di sekolah,” ujar John Lehr selaku Chief Executive Food Allergy Research and Education.

Menanggapi hal ini, Sally Porter yang memiliki putra pengidap alergi kacang mengatakan, “Saya dan suami harus memanggil paramedis ke rumah karena reaksi alergi yang dialami anak kami. Sebenarnya, ada cara mudah untuk menyelamatkan anak kami dan anak-anak lainnya dari bahaya reaksi alergi, yaitu dengan selalu menyediakan epinefrin.”

Steny Hoyer sebagai salah satu anggota Partai Demokrat berkomentar, “Kami pikir langkah ini sangat positif dalam meningkatkan kesadaran. Tetapi akan lebih baik jika sistem sekolah di seluruh negeri mengedukasi anak-anak tentang berbagai risiko yang menimbulkan alergi makanan.”

Sementara itu, kebijakan baru ini dinilai akan menimbulkan konsekuensi. “Salah satu konsekuensi yang tidak diinginkan adalah beberapa orang tua dari anak-anak yang memiliki alergi makanan tidak akan lagi membekali anak mereka dengan suntikan epinefrin yang memang diresepkan untuk mereka,” ujar Ketua Bagian Alergi dan Imunologi di American Academy of Pediatrics, Dr Todd Mahr.

Mahr juga menambahkan, penting bagi pemerintah untuk mendidik penyedia layanan medis dan orang tua tentang kebijakan baru ini. Walau pihak sekolah menyediakan epinefrin, anak-anak tetap harus diawasi saat mereka berada di bus sekolah, kunjungan lapangan, atau acara olahraga.

(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads