Sebagian Anak Inggris Tak Bisa Bedakan Selada dan Bayam

Sebagian Anak Inggris Tak Bisa Bedakan Selada dan Bayam

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 03 Mei 2013 07:01 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebagian anak-anak di Inggris ternyata tidak bisa bedakan jenis sayuran. Saat dites, mereka salah menyebut nama buah dan sayuran. Padahal, mengenali makanan sejak kecil dapat membantu makan dengan sehat saat dewasa.

Sebagai bagian dari studi terkait efek belajar memasak ketika belia, Children’s Food Trust melakukan survei terhadap anak-anak di bawah usia 16 tahun. Hasilnya, setengah dari anak-anak yang diteliti tak bisa membedakan mentimun dan zucchini.

Selain itu, 7% dari mereka salah mengira bayam sebagai selada. Bahkan, hanya satu dari lima orang anak yang tahu seperti apa bentuk alpukat. Satu dari empat anak tak mengenali terung, sementara hanya 10% anak yang bisa mengidentifikasi leek (sayuran mirip daun bawang besar).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari penelitian ini, ditemukan bahwa mereka yang akrab dengan dapur sebelum usia delapan tahun 50% cenderung memiliki pola makan sehat. Mereka juga kelak memasak lima hidangan seminggu dari bahan-bahan segar.

Sayangnya, menurut Daily Mail (30/04/13), anak-anak di Inggris baru diajari keterampilan kuliner pada usia sembilan tahun. Padahal, di Prancis dan Jerman, anak-anak usia tujuh tahun sudah diperkenalkan dengan dunia memasak.

"Tak akan pernah ada waktu kritis untuk fokus mengajak anak memasak. Penting sekali membekali generasi mendatang dengan keterampilan dan pengetahuan agar mereka memilih makanan bernutrisi. Hal ini bisa dimulai dengan mengajak mereka memasak," ujar Rob Rees dari Children's Food Trust.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads