Sekolah di Amerika Kini Sediakan Menu Vegetarian

Sekolah di Amerika Kini Sediakan Menu Vegetarian

- detikFood
Kamis, 02 Mei 2013 10:14 WIB
Foto: NY Daily News
Jakarta - Tingginya angka obesitas pada anak-anak di Amerika membuat pihak sekolah turut berkontribusi menurunkan angka ini. Caranya, menyediakan makanan sehat di kantin sekolah. Menu vegetarian dipilih karena kaya akan serat dan bisa mencegah kegemukan pada anak.

Sekolah 244 di Queens, Amerika Serikat menjadi sekolah umum pertama yang menyediakan menu vegetarian saat sarapan dan makan siang. Penyediaan makanan sehat merupakan bagian dari sistem pembelajaran aktif di sekolah ini.

Chef di sekolah dasar ini telah mengganti ayam, kalkun dan ham dengan kacang hitam, tahu, dan falafel. Anak-anak menyambut menu baru ini dengan gembira.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œIni sangat enak!,” ujar Marian Satti, pelajar berusia 9 tahun, sambil melahap kacang dan keju cheddar quesadilla saat makan siang. β€œSaya senang karena makanan ini tidak mengandung banyak garam,” ujarnya.

Para siswa merupakan pelopor dari gerakan makan sehat yang sedang diupayakan seluruh kota di Amerika. Perwakilan sekolah, Dennis Walcott, sangat berharap menu vegetarian ini bisa ditiru sekolah-sekolah lain.

β€œSaya tidak makan makanan yang digoreng dan tidak minum soda. Saya juga tidak makan permen terlalu sering,” ujar Walcott yang mengontrol menu vegetarian di sekolahnya. β€œSekolah kami ingin memastikan bahwa para siswa mengonsumsi makanan yang sehat saat di rumah dan di sekolah,” ujarnya menambahkan.

Sebagai kepala sekolah, Robert Groff sangat mendukung langkah ini. β€œJika kita mengajarkan anak-anak membuat pilihan sehat, hal ini akan membuat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang berpendidikan baik,” ujarnya.

Menurut Eric Goldstein selaku Chief Executive of the School Support Services, kantin-kantin sekolah umum di Amerika telah mengalami perubahan setelah walikota Bloomberg menjabat.

Saat ini, kantin-kantin sekolah umum hanya menyediakan roti gandum dan pasta. Salad bar juga telah disediakan di 1.000 sekolah. Jumlah ini akan bertambah menjadi 1.800 pada akhir tahun ajaran berikutnya.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads