Iklan Terbaru Coca-Cola Singgung Isu Obesitas

Iklan Terbaru Coca-Cola Singgung Isu Obesitas

- detikFood
Jumat, 12 Apr 2013 06:48 WIB
Foto: dailynews
Jakarta - Soda sering dikaitkan sebagai penyebab obesitas di berbagai belahan dunia, terutama di Amerika Serikat. Konsumsi soda di negara ini masih terbilang cukup tinggi, yaitu sebanyak 44 galon soda per orang setiap tahunnya.

Sebagai salah satu produsen soda paling besar, Coca-Cola menayangkan iklan yang menyinggung isu obesitas untuk pertama kalinya. Perusahaan Coca-Cola yang berbasis di Atlanta ini, mulai menayangkan iklan TV berdurasi 2 menit di berbagai acara yang memiliki rating tinggi.

Pada Januari lalu, Anda bisa menyaksikan iklan Coca-Cola di berbagai acara CNN, Fox News dan MSNBC. Dengan iklan ini, Coca-Cola ingin memberi suara yang lebih berpengaruh dalam perdebatan intensif yang menyebutkan soda berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan ini menunjukkan usaha Coca-Cola dari tahun ke tahun dalam menyediakan minuman soda dengan kalori yang lebih sedikit. Coca-Cola juga menekankan bahwa kenaikan berat badan disebabkan oleh asupan kalori yang tinggi dari berbagai makanan dan minuman, bukan hanya soda.

Pada tahun mendatang, Coca-Cola akan menyelenggarakan kampanye dengan berbagai kegiatan yang menunjukkan pentingnya perhatian pada masalah obesitas. Salah satu kegiatannya, menyediakan pilihan soda yang lebih rendah kalori.

Menurut Coca-Cola, iklan ini bukan merupakan reaksi terhadap sentimen negatif publik setelah sebelumnya Pepsi (kompetitor Coca-Cola) menuai kritik karena bekerja sama dengan Beyonce sebagai model iklan tebaru.

Menurut Stuart Kronauge, general manager Coca-Cola, iklan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang usaha perusahaan dalam menyediakan soda yang rendah kalori, dan pentingnya memperhatikan masalah obesitas.

β€œAda percakapan penting tentang obesitas di luar sana, dan kami ingin menjadi bagian dari percakapan,” ujar Kronauge.

Dalam iklan ini, narator mencatat bahwa obesitas merupakan masalah yang menjadi perhatian kita semua, tetapi masyarakat bisa mengubahnya dengan bersama-sama menangani masalah obesitas secara serius.

Dalam iklan lainnya yang tayang selama akhir pekan, Coca-Cola menunjukkan cara membuang 140 kalori yang terdapat dalam sekaleng soda. Misalnya dengan mengajak anjing berjalan-jalan, menari, berbagi tawa dengan teman-teman, dan melakukan tarian kemenangan saat bermain bowling.

Diana Garza Ciarlente, juru bicara Coca-Cola, mengatakan bahwa iklan berdurasi 30 detik ini dimaksudkan untuk mengatasi kebingungan tentang jumlah kalori dalam soda. Penelitian perusahaan menunjukkan, selama ini orang-orang berpikir bahwa sekaleng soda mengandung 900 kalori.

Coca-Cola juga akan melakukan beberapa langkah untuk membantu konsumen membuat pilihan cerdas sebelum meminum soda. Caranya dengan menempatkan jumlah kalori di depan kaleng atau botol soda, dan menunjukkan informasi kalori pada mesin penjual soda.




(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads